Pencegahan Sakit Lupus

Pencegahan Sakit Lupus

 

Lupus adalah sebuah penyakit mematikan setara kanker yang dalam beberapa tahun belakangan jumlah penderitanya terus meningkat di dunia. Hingga detik ini, medis belum bisa menemukan obat untuk mengatasinya.

Pencegahan Sakit Lupus

Pencegahan Sakit Lupus

Sekilas mengenai penyakit lupus. Secara etimologi, lupus berasal dari bahasa Latin yang berarti “anjing hutan”. Istilah ini mulai dikenal sekitar satu abad lalu. Mengapa muncul istilah penyakit “lupus”? Sebab penderita penyakit lupus pada umumnya memiliki bercak merah berbentuk kupu-kupu (butterfly rash) di pipi yang mirip dengan yang ada di pipi serigala, tetapi berwarna putih. Bercak merah berbentuk kupu-kupu adalah salah satu tanda penyakit lupus ini. Itu sebabnya lambang penyakit lupus adalah kupu-kupu.

Penyakit lupus adalah penyakit auto imun yang menyerang sistem kekebalan tubuh secara berlebihan, sehingga mengganggu kesehatan tubuh. Penyakit lupus terjadi ketika antibodi menyerang sel sehat dalam tubuh itu sendiri.

Pencegahan Sakit Lupus

Mencegah datangnya suatu penyakit alangkah lebih baik, daripada harus kerepotan mangobatinya di masa yang akan datang. Beberapa hal yang lumrah dilakukan untuk cara pencegahan sakit lupus, diantaranya :

  1. Hindari Paparan Sinar Matahari

Cara pencegahan sakit lupus dengan cara menghindari paparan sinar matahari. Jangan selalu berada dalam paparan sinar matahari. Hal ini dapat meningkatkan gejala stroke. Jika keluar rumah lebih baik gunakan tabir surya yang memiliki SPF 30. Jangan sering terkena matahari saat jam 10 pagi sampai 16 sore. Gunakan baju lengan panjang, celana panjang, dan topi yang lebar saat keluar di siang hari.

  1. Tidak Merokok

Cara pencegahan sakit lupus dengan cara tidak merokok. Asap rokok akan meningkatkan dan menjadikan gejala lupus semakin menjadi. Lebih baik jangan mejadi perokok aktif atau juga pasif saat Anda sudah terkena penyakit ini.

  1. Berolahraga Secara Teratur

Cara pencegahan sakit lupus dengan hidup sehat lainnya yakni melakukan aktifitas olahraga yang teratur. Dengan aktivitas ini, Anda akan menjaga kesehatan jantung, mencegah osteoporosis, menambah adanya kekuatan otot, sampai mengatasi stres. Beragam khasiat dalam olahraga sangat dibutuhkan oleh pasien lupus. Namun, pilih jenis olahraga yang cocok dengan keadaan fisik.

  1. Cukup Tidur

Cara pencegahan sakit lupus dengan selalu istirahat yang cukup. Tidur tujuh jam setiap malam. Istirahat dapat meredakan rasa lelah. Namun jika banyak tidur juga akan membuat tubuh lelah. Jangan memakan makanan berat saat akan tidur.

  1. Tutup Lampu Neon Dengan Pelindung

Cara pencegahan sakit lupus dengan menutup lampu neon. Hal ini karena lampu neon ternyata bisa mengandung sinar ultraviolet. Gunakan pelindung dengan teknologi nano dapat menjadi filter untuk sinar UV B dan UV C, dan UV A.

  1. Hindari Infeksi

Cara pencegahan sakit lupus dengan menghindari infeksi. Obat-obatan tertentu yang biasanya dikomsumsi penderita lupus dapat menjadikan pasien lebih mudah terkena infeksi. Cara pencegahan penyakit lupus dengan mencuci tangan memakai sabun dan air hangat supaya bakteri atau virus hilang. Jangan menyentuh tangan, mulut, atau hidung memakai tangan yang kotor. Konsultasi dengan dokter jika ingin imuninasi atau vaksin.

  1. Mandi Air Hangat

Pasien lupus biasanya akan mudah terkena nyeri otot dan sendi. Obat pereda nyeri dapat mengatasi keluahan ini. Namun cara pencegahan penyakit lupus lebih baik dengan memakai cara alami yakni mandi air hangat atau berendam dalam air hangat. Melakukan yoga, tai chi, akupuntur, dan lainnya.

  1. Jauhi Depresi

Cara pencegahan sakit lupus dengan menjauhi depresi. Pasien penyakit lupus biasa mudah terkena mood buruk. Namun selalu cari solusi supaya kesehatan mental Anda tidak terganggu. Lakukan meditasi, liburan dan lainnya.

  1. Perhatikan Makanan Yang Dikomsumsi

Cara pencegahan sakit lupus dengan komsumsi makanan sehat seperti jenis buahan, sayuran, dan ikan. Kandungan minyak ikan memiliki asam lemak omega 3 yang meredakan peradangan. Jangan komsumsi makanan dengan kandungan alfafa seperti kecambah dan biji.

Cara pencegahan sakit lupus dini sangat penting dilakukan apabila sudah menemukan gejala yang menjurus pada gejala lupus. Penyakit lupus akan sama bahayanya dengan penyakit jantung, kanker dan AIDS yang bisa mematikan.

Pencegahan Sakit Lupus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Lupus Adalah Jenis Penyakit Autoimun

Lupus Adalah Jenis Penyakit Autoimun

 

Lupus adalah penyakit autoimun kronis. Penyakit lupus ini dapat merusak bagian manapun dari tubuh (kulit, sendi, dan / atau organ di dalam tubuh). Kronis berarti bahwa tanda-tanda dan gejala cenderung bertahan lebih lama dari enam minggu dan sering selama bertahun-tahun. Pada lupus, ada masalah dengan sistem kekebalan tubuh, yang merupakan bagian dari tubuh yang bertempur melawan virus, bakteri, dan kuman lainnya.

Lupus Adalah Jenis Penyakit Autoimun

Lupus Adalah Jenis Penyakit Autoimun

Biasanya sistem kekebalan tubuh memproduksi protein yang disebut antibodi yang melindungi tubuh dari penjajah (kuman penyakit). Autoimun berarti sistem kekebalan tidak bisa membedakan antara penjajah dan jaringan sehat tubuh sendiri (“auto” berarti “diri”). Pada lupus, sistem kekebalan tubuh menciptakan autoantibodi, yang kadang-kadang menyerang dan menghancurkan jaringan sehat. autoantibodi Ini berkontribusi terhadap peradangan, nyeri, kerusakan di berbagai bagian tubuh.

Bagi sebagian orang, lupus adalah penyakit ringan. Tapi bagi orang lain, dapat menyebabkan masalah berat. Bahkan jika gejala lupus yang ringan, itu adalah penyakit serius yang memerlukan monitoring dan perawatan konstan.

Bahkan penyakit lupus adalah penyakit yang setara dengan kanker, penderita pada awalnya diduga terkena penyakit kulit sehingga pada bagian muka yaitu hidung dan pipi berwarna merah. Pada penderita seringkali mengalami bercak merah pada bagian wajah dan lengan kemuidan mengalami panas dan juga lelah yang berkepanjangan. Penderita yang sudah lama mengidap lupus akan mengalami persendian yang bengkak dan munculnya sariawan.

Pada penderita penyakit lupus seringkali gejala sulit ditemui sedangkan gejala khusus yaitu munculnya butterfly rash atau ruam yang berwarna merah menyerupai kupu-kupu pada bagian pipi. Penderita penyakit lupus menjadi lebih peka terhadap rangsangan sehingga membuat antibodi yang terlalu banyak dan akhirnya menyerang tubuh penderita sendiri.

Mengapa Lupus Adalah Penyakit Mematikan ?

Penyakit lupus adalah penyakit yang membahayakan. Di dunia penderita lupus mencapai 5 juta orang bahkan lebih dari 100 ribu kasus yang terjadi dalam setahun. Penyakit lupus berbanding terbalik dengan penyakit kanker dan HIV/AIDS. Apabila HIV/AIDS menyerang tubuh dan melemahkan imun penderita sedangkan pada penderita lupus akan membuat tubuh penderita kebanyakan imun dan akhirnya menyerang tubuh penderita sendiri.

Penyakit lupus adalah penyakit yang menyerang antibodi ini akan menimbulkan reaksi pada kulit penderita. Umumnya ditandai pada bagian hidung dan pipi yang berubah warna menjadi warna merah. Warna merah yang timbul pada penderitanya biasanya dapat berupa bercak atau menyerupai ruam. Penyakit lupus dapat menyerang organ bahkan ketika menyerang organ tertentu banyak yang menduga itu hanya penyakit organ tertentu tanpa dikenali merupakan penyakit lupus.

Penyakit lupus yang membahayakan karena imunitas akan menyerang balik tubuh penderita ternyata memiliki 3 jenis yang dibedakan sesuai dengan organ yang diserangnya. Jenis-jenis penyakit lupus adalah :

  • Cutaneus Lupus (discoid) yaitu lupus yang paling ringan dan hanya menyerang bagian kulit saja.
  • System lupus erythematosus yaitu lupus yang menyerang beberapa organ tubuh bagian dalam seperti ginjal, jantung, darah, syaraf hingga menyerang otak.
  • Drug induced lupus yaitu jenis lupus yang disebabkan karena konsumsi obat yang mengandung zat kimia tertentu.Meskipun demikian pada kasus lupus jenis ini dapat disembuhkan dengan menghentikan konsumsi obat tersebut.

Penyebab Penyakit Lupus

Penyakit lupus dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu internal tubuh manusia dan lingkungan. Secara umum, faktor penyebab pasti timbulnya penyakit lupus belum diketahui. Berikut penyebab lupus adalah sebagai berikut :

  1. Faktor Internal

Faktor internal Penyakit lupus adalah disebabkan oleh faktor genetika yang menyebabkan adanya kecenderungan anomali pada sistem antibodi yang menyerang bagian-bagian jaringan tubuh. Karena itu, penyakit lupus sering diidentikkan dengan penyakit turunan. Fakta menunjukkan bahwa penyakit lupus akan lebih beresiko diidap oleh orang dari beberapa ras, seperti Ras Amerika Afrika, Latin, Ras Asia Pasifik.

  1. Faktor Eksternal

Penyebab eksternal lupus terkait erat dengan gaya hidup dan kondisi manusia. Faktor eksternal berarti serangkaian atau satuan penyebab yang merangsang reaksi zat antibodi yang akhirnya menyerang jaringan tubuh. Beberapa penyebab eksternal penyakit lupus adalah :

  • Stress berlebihan.
  • Penggunaan obat antibiotik seperti amoxilin, ampicilin.
  • Sinar ultraviolet matahari, sinar ultraviolet dari lampu,
  • dan obat-obatan berbahan dasar sulfa seperti Bactrim dan septra, silsoxazole, tolbutamide.

Bagaimana Mengobati Lupus ?

Pengobatan penyakit lupus adalah dengan mengontrol dan mengurangi perkembangan lupus. Diantaranya menggunakan obat kotikosteroid (anti peradangan), obat siklofosfamid (penekan kekebalan tubuh), obat hydroxychloroquine dan Obat anti-inflammatory non steroid (NSAID=non steroid anti-inflammatory drugs) yang berfungsi meredakan nyeri, pembengkakan dan demam akibat penyakit lupus yang di derita.

Lupus Adalah Jenis Penyakit Autoimun

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pengobatan Lupus

Pengobatan Lupus

 

Lupus merupakan salah satu jenis penyakit inflamasi kronis yang muncul karena sistem kekebalan tubuh keliru dan justru melakukan penyerangan terhadap tubuh serta organ tubuh penderitanya. Inflamasi yang ditimbulkan oleh

Pengobatan Lupus

Pengobatan Lupus

penyakit lupus dapat menyerang beberapa bagian tubuh, seperti kulit, sendi, darah, paru-paru, dan juga jantung. Penyakit lupus juga sering disebut dengan lupus eritematosus sistemik.

Penyakit lupus sering ditunjukkan melalui beberapa jenis gejala yang menyerupai tanda dari penyakit lain. Karena itulah, penyakit lupus menjadi sulit untuk dideteksi. Sebagian besar gejala lupus adalah dari peradangan (pembengkakan), sehingga pengobatan berfokus pada mengurangi pembengkakan.

Pengobatan lupus mungkin termasuk mengambil obat-obat ini:

  • Obat Anti-Malaria

Pengobatan lupus adalah dengan meminum obat anti-malaria. Obat ini dapat mencegah salah satu gejala lupus, yaitu gatal-gatal dan sariawan. Obat ini akan melindungi Anda dari cahaya matahari. Seperti yang diketahui, cahaya matahari bisa membuat kulit gatal.

  • Obat Corticosteroids

Pengobatan lupus adalah dengan meminum obat corticosteroids. Obat tersebut berguna untuk mengurangi pembengkakan yang terjadi pada organ-organ yang terserang. Namun obat ini dapat menimbulkan efek samping jangka panjang, sehingga harus didampingi dengan meminum obat tertentu yang lain. Ada baiknya untuk mengonsultasikan lebih lanjut ke dokter.

  • Obat Pereda Rasa Sakit

Pengobatan lupus adalah dengan meminum obat pereda rasa sakit. Anda bisa meminum obat paracetamol untuk mengurangi rasa sakitnya. Selain itu, obat-obat pereda rasa sakit tersebut juga bisa mencegah gejala lain dari lupus yaitu demam. Reaksi masing-masing jenis obat ini berbeda-beda pada masing-masing orang yang mengonsumsinya.

  • Obat Anti Inflamasi Non Steroid (OAINS)

Pengobatan lupus  ini dapat digunakan untuk mengatasi nyeri dan pembengkakan pada sendi dan otot. Biasanya hanya digunakan pada lupus ringan dan organ vital tidak mengalami gangguan. Perlu kehati-hatian dalam penggunaannya karena dapat menyebabkan gangguan pada lambung, sakit kepala, penimbunan cairan di dalam tubuh, gangguan pada hati, darah, dan ginjal. Obat ini juga dihindari penggunaannya pada wanita hamil setelah tiga bulan pertama kehamilan. Demikian juga perlu kehati-hatian pada wanita menyusui

  • Obat imunosupresan

Pengobatan lupus adalah dengan obat imunopresan. Cara kerja obat ini adalah dengan menekan kinerja sistem kekebalan tubuh. Ada beberapa jenis imunosupresan yang biasanya diberikan dengan resep dokter, yaitu azathioprine, mycophenolate mofetil, dan cyclophosphamide.

Imunosupresan akan meringankan gejala SLE dengan membatasi kerusakan pada bagian-bagian tubuh yang sehat akibat serangan sistem kekebalan tubuh. Obat ini juga terkadang diberikan bersamaan dengan kortikosteroid. Jika dikombinasikan, keduanya dapat meringankan gejala SLE dengan lebih efektif. Penggunaan imunosupresan juga kemungkinan dapat mengurangi dosis kortikosteroid yang dibutuhkan penderita.

  • Rituximab

Pengobatan lupus adalah dengan rituximab. Jika obat-obat lain tidak mempan bagi penderita SLE, dokter akan menganjurkan rituximab. Obat ini termasuk jenis baru dan awalnya dikembangkan untuk menangani kanker darah tertentu, misalnya limfoma. Tetapi rituximab terbukti efektif untuk menangani penyakit autoimun, seperti SLE dan artritis reumatoid.

Cara kerja rituximab adalah dengan mengincar dan membunuh sel B. Ini adalah sel yang memproduksi antibodi yang menjadi pemicu gejala SLE. Obat ini akan dimasukkan melalui infus yang akan berlangsung selama beberapa jam. Selama proses pengobatan ini berlangsung, kondisi Anda akan dipantau dengan cermat.

Pengobatan lupus yang paling baik adalah dengan merawat diri Anda dengan baik. Jika Anda terkena penyakit lupus, sebaiknya Anda beristirahat yang cukup, karena salah satu gejala lupus adalah menjadi lemah dan mudah capek. Berolahraga untuk meningkatkan imun Anda, tapi jangan sampai terlalu lelah. Yang terakhir, makan-makanan yang bernutrisi yang memperkecil kemungkinan berkembangnya penyakit lupus.

Pengobatan Lupus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Utama Penyakit Lupus

Penyebab Utama Penyakit Lupus

 

Saat ini banyak sekali orang yang sudah terkena penyakit lupus. Merekapun tidak tahu apa penyebab penyakit lupus yang dideritanya. Untuk itu kami disini akan memberi informasi tentang penyebab umum penyakit lupus.

Penyebab Utama Penyakit Lupus

Penyebab Utama Penyakit Lupus

Sebelumnya kami sampaikan kembali penyakit lupus ini adalah suatu penyakit yang kelebihan kekebalan tubuh atau sering disebut autoimune. Penyakit lupus adalah kebalikan dari penyakit HIV/AIDS dimana penyakit ini kekurangan kekebalan tubuh atau bahkan tidak punya kekebalan tubuh. Memang sedikit aneh kedengarannya kenapa orang yang mempunyai kekebalan tubuh berlebih bisa terjadi penyakit. Ini membuktikan bahwa semua yang ada di dalam tubuh kita ini harus seimbang keadaannya termasuk sistem kekebalan tubuh kita.

Penyebab Utama Penyakit Lupus

Penyebab utama penyakit lupus banyak sekali, dan ilmuwan meyakini bahwa lupus terjadi sebagai respon terhadap kombinasi baik dari dalam maupun luar tubuh, termasuk hormon, genetik dan lingkungan. Berikut ini faktor penyebab utama penyakit lupus adalah :

  1. Genetik

Penyebab utama penyakit lupus adalah faktor genetik. Belum terbukti adanya gen atau kelompok gen yang menjadi penyebab utama penyakit lupus. Penyakit lupus muncul dalam keluarga tertentu dengan gen tertentu yang teridentifikasi telah memberikan kontribusi untuk perkembangan lupus, namun ini juga masih belum jelas.

  1. Hormon

Penyebab utama penyakit lupus adalah faktor hormon seseorang. Hormon mengatur banyak fungsi tubuh. Karena sembilan dari sepuluh penderita lupus adalah wanita, para peneliti akhirnya meneliti hubungan antara estrogen dan lupus. Memang pria juga menghasilkan hormon estrogen, namun wanita memproduksi estrogen lebih banyak ketimbang pria. Banyak wanita yang memiliki gejala lupus sebelum periode menstruasi, dan atau selama kehamilan ketika produksi estrogen tinggi. Ini mungkin menunjukkan bahwa estrogen atau hormon lainnya bisa mempengaruhi penyebab utama penyakit lupus.

  1. Lingkungan

Penyebab utama penyakit lupus adalah faktor lingkungan. Kebanyakan ilmuwan sekarang berpikir bahwa agen lingkungan, seperti virus atau mungkin bahan kimia, bisa menjadi pemicu penyakti lupus. Meskipun begitu, para ilmuwan belum menemukan agen lingkungan yang spesifik yang bisa menyebabkan lupus. Sedangkan unsur-unsur lingkungan yang dapat memicu lupus dan menyebabkan flare belum sepenuhnya diketahui, yang paling sering dituduh adalah sinar ultraviolet, infeksi (termasuk efek dari virus Epstein-Barr), dan paparan debu silika dalam pertanian atau kegiatan industri.

  1. Pemakaian Obat – Obatan Tertentu

Penggunaan obat-obatan tertentu ternyata dapat memicu penyebab umum penyakit lupus. Obat – obatan yang digunakan untuk suatu penyakit menyebabkan timbul gejala atau pengobatan yang tidak danjurkan. Penyebab Utama Penyakit Lupus

  1. Stress

Stres merupakan penyebab umum penyakit lupus karna pemicu aktifnya lupus, odapus seperti berada di lingkaran. Ia sakit karena stres karena lupus merupakan penyakit kronik yang menyebabkan seseorang merasa sakit, rendah diri, terbatas kegiatannya, dikucilkan dan sebagainya stresnya bertambah sakitnya akan bertambah parah. Penyebab Umum Penyakit Lupus

Penyakit lupus bisa dihadapi dengan penanganan yang tepat, mengontrol makanan, menghindari odapus dari stres, penggunaan obat-obatan yang sesuai dan juga mencegah kulit tidak terkena sinar matahari.Sehingga bahaya atau tidaknya lupus tergantung jenis lupus yang menyerang odapus. Selain itu penyakit lupus bukan penyakit yang menular karena bukan merupakan penyakit yang disebabkan oleh kuman atau virus. Penyakit lupus merupakan penyakit yang berhubungan dengan autoimum dan juga faktor genetika.

Jika tidak segera ditangani, SLE juga dapat mengakibatkan berbagai komplikasi serius termasuk pada penderitanya yang sedang hamil. Selain itu proses pengobatan yang dijalani juga dapat menyebabkan penderita rentan terhadap infeksi serius.

Penyebab Utama Penyakit Lupus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Faktor Risiko Penyakit Lupus

Faktor Risiko Penyakit Lupus

 

Faktor Risiko Penyakit Lupus, Penyakit lupus adalah penyakit autoimun dimana sistem kekebalan tubuh menjadi hiperaktif dan menyerang bukan hanya bakteri dan virus, tetapi juga jaringan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk melakukan fungsi-fungsi tertentu. Hal ini menyebabkan gejala seperti peradangan, pembengkakan, dan kerusakan sendi, kulit, ginjal, darah, jantung, serta paru-paru

Faktor Risiko Penyakit Lupus

Faktor Risiko Penyakit Lupus

Dalam fungsi yang normal, sistem kekebalan tubuh membuat protein yang disebut antibodi untuk melindungi dan melawan antigen seperti virus dan bakteri. Penyakit lupus akan membuat sistem kekebalan tubuh tersebut tidak dapat membedakan antara antigen (zat yang mampu merangsang respon imun spesifik) dan jaringan yang sehat. Hal ini menyebabkan sistem kekebalan tubuh mengarahkan antibodi untuk menyerang bukan hanya antigen, tetapi juga jaringan tubuh yang sehat.

Ada berbagai macam gejala penyakit lupus yang dapat mempengaruhi sebagian besar jaringan tubuh. Terkadang gejala tersebut berkembang secara perlahan atau muncul dengan tiba-tiba. Gejala penyakit lupus juga bisa ringan, berat, sementara, atau permanen. Kebanyakan orang mengalami gejala-gejala lupus hanya pada beberapa organ saja. Tetapi kasus-kasus yang lebih serius dapat menyebabkan masalah dengan ginjal, jantung, paru-paru, darah, bahkan sistem saraf.

Faktor Risiko Penyakit Lupus

Lupus akan menyebabkan terjadinya peradangan, kelelahan, nyeri, demam, anemia, rambut rontok, dan kerusakan organ tubuh lainnya. Ada beberapa faktor risiko penyakit lupus, yaitu:

  1. Jenis kelamin

Faktor risiko penyakit lupus yang pertama adalah jenis kelamin. Hampir 90 persen orang yang terdiagnosa lupus adalah wanita. Meski kebanyakan lupus diderita oleh wanita, Anda yang berjenis kelamin pria tetap harus waspada terhadap penyakit ini.

  1. Usia

Sebagian besar penderita lupus adalah seseorang dengan usia antara 15 dan 44 tahun. Anda yang berada dalam rentang usia tersebut, disarankan untuk lebih waspada.

  1. Ras

Ras bisa menjadi faktor risiko penyakit lupus. Lupus terjadi dua hingga tiga kali lebih banyak pada ras Afrika Amerika, Latin, Asia, Hawai, dan kepulauan Pasifik.

  1. Sinar matahari

Paparan sinar matahari bisa menjadi meningkatkan faktor risiko penyakit lupus. Terkena sinar matahari dapat membawa pada lupus kulit atau memicu respon internal pada mereka yang rentan.

  1. Riwayat

Menurut Lupus Foundation of America, memiliki riwayat keluarga dengan penderita lupus, secara otomatis meningkatkan risiko terjadinya lupus sebanyak lima hingga 13 persen. Untuk anak yang terlahir dari ibu penderita lupus, risiko mereka untuk menderita lupus meningkat sebanyak lima persen.

  1. Infeksi

Mereka yang menderita infeksi, seperti citomegalovirus, parvovirus, dan hepatitis C, memiliki risiko yang lebih besar untuk mengalami lupus.

  1. Obat-Obatan Pemicu Lupus

Faktor risiko penyakit lupus adalah obat-obatan. Banyak obat yang secara potensial dapat memicu lupus, sebagai contoh antara lain adalah antipsychotic chlorpromazine; obat tekanan darah tinggi, seperti hydralazine; obat tuberculosis isonoazid dan obat jantung procainamide. Biasanya membutuhkan jangka waktu penggunaan dalam beberapa bulan sebelum gejala timbul.

  1. Terkena zat kimia

Beberapa studi menunjukkan bahwa mereka yang bekerja dan rentan terekspos merkuri dan silica memiliki peningkatan faktor risiko penyakit lupus.

Bila Anda memiliki faktor risiko penyakit lupus tersebut di atas, Anda sebaiknya lebih waspada terhadap gangguan kesehatan yang satu ini. Sekecil apapun gejala yang Anda alami, jangan segan untuk memeriksakannya ke dokter. Semakin cepat lupus terdiagnosa, maka akan semakin cepat juga lupus dapat diterapi, agar Anda tidak menderita dengan gejala yang ditimbulkan.

Faktor Risiko Penyakit Lupus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Lupus Dalam Kehamilan

Penyakit Lupus Dalam Kehamilan

 

Penyakit Lupus adalah penyakit auto-imun yang saat ini cukup banyak diderita wanita. Antibodi yang seharusnya memberantas kuman atau virus yang masuk dalam tubuh malah berbalik menyerang tubuh. Penyakit lupus umum menyerang wanita yang dapat menyebabkan tubuh memproduksi antibodi dalam jumlah yang berlebihan sehingga dapat menyerang sel di dalam tubuh sendiri. Penyakit lupus atau sering disebut penyakit autoimun tidak menutup kemungkinan menyerang ibu hamil. Apakah ibu hamil yang terserang penyakit lupus akan membahayakan kesehatan ibu dan janin? Bagaimana pengobatan yang tepat untuk ibu hamil yang mengidap lupus?

Penyakit Lupus Dalam Kehamilan

Penyakit Lupus Dalam Kehamilan

Wanita penyandang penyakit lupus bisa menjalani kehamilan dengan sehat, asalkan bukan pada masa aktif atau minimal sudah dalam masa “tenang” selama 6 bulan. Hal ini bisa dilihat dari tidak adanya keluhan fisik dan pemeriksaan laboratorium yang menunjukkan hasil normal. Penyakit harus berada di bawah kontrol sebelum masa konsepsi berlangsung. Hamil ketika penyakit aktif bisa mengakibatkan keguguran, lahir mati, atau komplikasi serius. Sehingga, sangat penting, kehamilan berada dalam pantauan Dokter kandungan yang berpengalaman.

Penderita penyakit lupus yang ingin hamil perlu tahu segala risiko yang akan dihadapi. Memang, ada kalanya penyakit lupus bisa mengganggu jalannya kehamilan yang memicu terjadnya keguguran, gangguan perkembangan janin, atau bayi lahir meninggal. Kehamilan juga bisa memperburuk kondisi lupus sang penderita.

Agar kehamilan berjalan lancar, tentu perlu kerja sama yang baik antara penderita lupus, dokter penyakit dalam (internis) serta dokter kandungan. Pemeriksaan kehamilan dan kondisi lupus harus dilakukan secara teratur. Dengan demikian, segera dideteksi dan ditangani sesuai dengan kondisi kehamilan. Dokter tentu akan memilih obat-obatan yang tidak berpengaruh buruk pada kehamilan dan janin.

Salah satu masalah yang dapat mempengaruhi seorang wanita hamil adalah pengembangan  komplikasi penyakit lupus. Biasanya sering terjadi selama trimester pertama atau kedua kehamilan. Kebanyakan komplikasi ringan dan mudah diobati dengan dosis kecil. Komplikasi lain adalah hipertensi, di mana tekanan darah dan protein dalam urin mendadak meningkat. Jika kondisi ini terjadi, perlu dilakukan perawatan segera mungkin.

Dalam kebanyakan kasus, bayi yang lahir dari ibu lupus memiliki risiko cacat atau keterbelakangan mental. Saat kehamilan berlanjut, dokter secara teratur akan memeriksa detak jantung bayi dan pertumbuhannya. Sekitar 25% kehamilan lupus akan mengalami permatur, keguguran atau janin lahir mati. Dan sekitar 3% bayi yang lahir dari ibu lupus akan memiliki lupus neonatal- ruam smentara dan jumlah darah yang abnormal. Neonatal lupus biasanya akan hilang pad asaat bayi berusia 3-6 bulan dan tidak akan kambuh lagi. sekitar 1,5 dari bayi dengan lupus neonatal dilahirkan dengan kondisi jantung lemah, namun kondisi ini permanen dan dapat diobati dengan alat pacu jantung.

Pengobatan Penyakit Lupus Pada Ibu Hamil

Untuk mengobati dan mencegah Penyakit Lupus Pada Ibu Hamil, Anda juga bisa mengkonsumsi suplemen kesehatan S-Lutena. Super Lutein Naturally Plus (S-Lutena nama yang digunakan di Indonesia) merupakan herbal yang berasal dari bahan-bahan alami dan bebas dari efek samping. S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S.Lutena ini aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui karena terbuat dari bahan alami. S.Lutena mengandung 6 unsur karotenoid yang dapat menunjang kesehatan Anda secara menyeluruh dengan proses penyembuhan serta regenerasi sel sel dalam tubuh. Super Lutein tidak hanya akan berperan sebagai suplemen kesehatan yang dapat menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh dan dalam jangka waktu yang lama, namun dapat mencukupi asupan gizi standar yang memungkinkan seseorang tercegah dari berbagai macam penyakit.

Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Penyakit Lupus Dalam Kehamilan

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pengobatan Penyakit Lupus Secara Medis

Pengobatan Penyakit Lupus Secara Medis

 

Pengobatan Penyakit Lupus Secara Medis, Lupus merupakan salah satu jenis penyakit inflamasi kronis yang muncul karena sistem kekebalan tubuh keliru dan justru melakukan penyerangan terhadap tubuh serta organ tubuh penderitanya. Inflamasi yang ditimbulkan oleh penyakit lupus dapat menyerang beberapa bagian tubuh, seperti kulit, sendi, darah, paru-paru, dan juga jantung. Penyakit lupus juga sering disebut dengan lupus eritematosus sistemik.

Pengobatan Penyakit Lupus Secara Medis

Pengobatan Penyakit Lupus Secara Medis

Penyakit autoimun adalah kondisi yang sering digunakan untuk menggambarkan penderita penyakit lupus. Sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi tubuh dari berbagai penyakit justru melakukan penyerangan terhadap tubuh penderita lupus. Pada umunya, penyakit lupus disebabkan oleh faktor lingkungan dan juga genetik. Gejala-gejala penyakit lupus hampir menyerupai gejala penyakit lain sehingga penyakit lupus seringkali sulit untuk dideteksi. Berdasarkan penelitian, penyakit lupus tidak bisa benar-benar disembuhkan, namun beberapa jenis obat bisa diberikan kepada penderita penyakit ini dengan tujuan untuk mengendalikan laju penyakit tersebut.

Tujuan pengobatan penyakit lupus yang tersedia adalah untuk mengurangi tingkat gejala, mencegah kerusakan organ dalam, serta meminimalkan dampaknya pada kehidupan penderita SLE. Berikut beberapa pengobatan penyakit lupus, antara lain :

  1. Meminum Obat Pereda Rasa Sakit

Cara pengobatan penyakit lupus adalah dengan meminum obat pereda rasa sakit. Anda bisa meminum obat paracetamol untuk mengurangi rasa sakitnya. Selain itu, obat-obat pereda rasa sakit tersebut juga bisa mencegah gejala lain dari lupus yaitu demam. Reaksi masing-masing jenis obat ini berbeda-beda pada masing-masing orang yang mengonsumsinya.

  1. Minum Obat Corticosteroids

Cara pengobatan penyakit lupus adalah dengan meminum obat corticosteroids. Obat tersebut berguna untuk mengurangi pembengkakan yang terjadi pada organ-organ yang terserang. Namun obat ini dapat menimbulkan efek samping jangka panjang, sehingga harus didampingi dengan meminum obat tertentu yang lain. Ada baiknya untuk mengonsultasikan lebih lanjut ke dokter.

  1. Minum Obat Anti-Malaria

Cara pengobatan penyakit lupus adalah dengan meminum obat anti-malaria. Obat ini dapat mencegah salah satu gejala lupus, yaitu gatal-gatal dan sariawan. Obat ini akan melindungi Anda dari cahaya matahari. Seperti yang diketahui, cahaya matahari bisa membuat kulit gatal.

  1. Minum Obat Penambah Imun

Cara pengobatan penyakit lupus adalah dengan meminum obat penambah imun. Obat ini bisa memperkuat sistem imun atau kekebalan tubuh Anda. Hal tersebut akan mengurangi risiko penyakit lupus menjadi semakin parah.

  1. Agen Imunosupresif / Kemoterapi

Cara pengobatan penyakit lupus adalah dengan meminum obat agen imunosupresif. Agen ini digunakan dalam kasus-kasus serius lupus, ketika organ utama kehilangan kemampuan mereka untuk berfungsi. Obat ini menekan sistem kekebalan tubuh untuk membatasi kerusakan pada organ. Contohnya adalah azathioprine (Imuran) dan cyclophosphamide (Cytoxan). Obat ini dapat menyebabkan efek samping yang serius termasuk mual, muntah, rambut rontok, masalah kandung kemih, penurunan kesuburan, dan peningkatan risiko kanker dan infeksi.

  1. Inhibitor Bly S-Spesifik

Cara pengobatan penyakit lupus adalah dengan meminum obat inhibitor bly s-spesifik. Obat pertama yang disetujui oleh Food And Drug Administrasion di bawah ini kelas baru obat yabng di sebut belimumab (Benylsta). Ini membatasi jumlah auto antibody yang ditemukanpada orang dengan lupus. Obat ini menghambat aksi dari protein tertentu dalam tubuh yang penting dalam respon imun. Dua studi klinis pada lebih dari 1600 orang dengan lupus menunjukkan benlysta efektif di Afrika-Amerika, maka studi lain sedang dilakukan. Dalam studi klinis, orang yang memakai benlysta melaporkan lebih banyak kematian dan infeksi serius daripada mereka yang tidak mengonsumsi obat. Benlysta tidak harus diberikan dengan vaksin hidup. Efek samping yang paling umum termasuk mual, diare, dan demam.

  1. Rawat Diri Anda Dengan Baik

Cara pengobatan penyakit lupus adalah dengan merawat diri Anda dengan baik. Jika Anda terkena penyakit lupus, sebaiknya Anda beristirahat yang cukup, karena salah satu gejala lupus adalah menjadi lemah dan mudah capek. Berolahraga untuk meningkatkan imun Anda, tapi jangan sampai terlalu lelah. Yang terakhir, makan-makanan yang bernutrisi yang memperkecil kemungkinan berkembangnya penyakit lupus. Pengobatan Penyakit Lupus

Selain cara pengobatan penyakit lupus diatas, untuk pengobatan penyakit lupus, Anda juga bisa mengkonsumsi suplemen kesehatan S-Lutena. Super Lutein Naturally Plus (S-Lutena nama yang digunakan di Indonesia) merupakan herbal yang berasal dari bahan-bahan alami dan bebas dari efek samping. S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Pengobatan Penyakit Lupus Secara Medis

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Penyakit Lupus Pada Anak

Penyebab Penyakit Lupus Pada Anak

 

Penyebab Penyakit Lupus Pada Anak, Tubuh anak memiliki sistem sendiri untuk melawan penyakit yang disebut sistem kekebalan tubuh, tapi kadang-kadang tidak bekerja dengan benar. Ketika ini terjadi, seseorang mungkin memiliki autoimun penyakit yang dikenal dengan penyakit Lupus. Sebuah sistem kekebalan tubuh yang sehat dapat melindungi anak anda terhadap kuman dan penyakit.

Penyebab Penyakit Lupus Pada Anak

Penyebab Penyakit Lupus Pada Anak

Sehingga antibodi merupakan bahan kimia khusus yang melawan infeksi. Tetapi dengan penyakit seperti lupus kekebalan tubuh menjadi menyerang sel sel yang sehat. Lupus dapat menyerang anak-anak sehingga anda harus mendapatkan beberapa pengetahuan yang berunjuk pada kesehatan anak mengenai lupus itu sendiri. Anak yang menderita lupus tidak terlihat sakit, tetapi mereka akan mudah terjatuh, lemah, atau mual.

Ada tiga jenis lupus :

  1. Lupus eritematosus sistemik disebut juga SLE dan merupakan jenis lupus yang banyak menyerang. SLE dapat mempengaruhi kulit, sendi, tendon, dan organ tubuh lain seperti otak, jantung, paru-paru, dan ginjal.
  1. Lupus yang menyerang kulit adalah penyakit kulit yang menyebabkan ruam pada wajah, leher, kulit kepala, dan telinga. Ada dua jenis lupus kulit; diskoid lupus erythematosus (DLE), yang dapat menyerang jaringan parut, dan subakut kulit lupus erythematosus (SCLE), yang tidak menimbulkan bekas.
  1. Lupus induced disebabkan oleh reaksi terhadap beberapa jenis obat-obatan.

Penyebab Penyakit Lupus Pada Anak

Penyebab penyakit lupus pada anak disebabkan oleh karena adanya pengaruh gegentik dari orangtua anak, sehingga penyakit lupus dapat diturunkan. Penyebab penyakit lupus pada anak juga dikarenakan faktor lingkungan, lingkungan yang dapat menjadi penyebab penyakit lupus pada anak adalah lingkungan yang tidak baik dan sehat seperti halnya banyak penderita lupus juga diantaranya.

Selain itu, penyebab penyakit lupus pada anak juga dikarenakan paparan sinar matahi. Paparan sinar matahari bisa menjadi penyebab penyakit lupus pada anak karena paparan sinar matahari yang berlebihan, karena ada seseorang yang apabila terpapar sinar matahari terlalu sering maka akan menyebabkan munculnya lesi yang juga merupakan dari penyakit lupus. Anak yang sering diberikan obat anti kejang, dan juga mengkonsumsi antibiotik juga bisa terkena penyakit lupus, karena penyebab penyakit lupus pada anak bisa juga dikarenakan obat-obatan yang dikonsumsinya.

Bagaimana Lupus Diobati?

Setelah anak-anak didiagnosis dengan lupus dokter akan memutuskan pada rencana pengobatan. Pengobatan tergantung pada seberapa parah lupus dan apa bagian tubuh yang terkena. Hampir semua anak-anak dengan SLE mendapatkan beberapa jenis obat untuk mengontrol lupus mereka. Anak-anak yang sakit sendi sering diberikan acetaminophen atau ibuprofen. Selain obat-obatan, sebagian besar dari mengobati lupus mungkin melibatkan perubahan gaya hidup anak-anak. Anak-anak dengan lupus dapat belajar untuk mengelola penyakit.

Anak, orang tua, dan tim medis untuk membantu mengendalikan gejala lupus. Hal ini dapat membuat anak-anak merasa lebih lelah, sakit, demam, dan sakit dari biasanya, dan juga dapat membahayakan organ-organ tubuh yang penting. Makan dengan nutrisi yang baik dan berolahraga secara teratur juga dapat membantu anak anda dalam proses penyembuhan.

Meskipun ahli merekomendasikan bahwa anak yang menderita lupus tidak menghabiskan waktu di bawah sinar matahari kecuali mereka memakai banyak pakaian tabir surya dan pelindung karena sinar ultraviolet dapat memperburuk kondisinya. Merokok, minum, dan obat-obatan tertentu akan mempeburuk kondisi penderita lupus. Dengan obat yang tepat dan kebiasaan yang sehat, anak-anak dengan lupus bisa pergi ke sekolah, mengambil bagian dalam kegiatan, bermain olahraga, dan melakukan hal-hal dengan teman-teman mereka. Penyebab Penyakit Lupus Pada Anak

Penyebab Penyakit Lupus Pada Anak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Lupus Dan Pengobatan Lupus

Gejala Lupus Dan Pengobatan Lupus

 

Gejala Lupus, Penyakit lupus adalah penyakit outoimun atau penyakit menyerang sistem kekebalan tubuh, jaringan dan organ tubuh secara terus menerus sehingga menimbulkan peradangan kronis. Atau penyakit ini sering disebut dengan penyakit peradangan kronis autoimun. Peradangan yang disebabkan oleh lupus biasanya banyak menyerang bagian tubuh seperti persendian, kulit, ginjal, sel darah, jantung, otak dan masih banyak lagi lainnya.

Gejala Lupus Dan Pengobatan Lupus

Gejala Lupus Dan Pengobatan Lupus

Penyakit ini ini bukanlah penyakit menular dan sampai saat tim medis masih memperdebatkan penyebab penyakit lupus. Hal ini dipicu karena penyakit lupus memiliki kesamaan dengan beberapa gejala yang sama dengan penyakit lainnya sehingga menyebabkan penyakit ini sulit untuk dikenali. Namun sebagian besar penderita penyakit lupus akan timbul gejala bercak merah yang berbentuk menyerupai sayap kupu-kupu pada bagian wajah.

Gejala Lupus

Seperti telah disinggung di atas, penyakit lupus dapat menyerang berbagai sistem organ, sehingga gejalanya sangat bervariasi. Namun demikian, ada gejala lupus yang umum, yang bisa kita pegang sebagai acuan bahwa seseorang dicurigai memiliki penyakit lupus. Berikut ini, ada 11 gejala lupus. Jika seseorang memiliki minimal 4 dari gejala berikut, maka ia positif lupus (lupus eritematosus sistemik) :

  1. Gejala Lupus Butterfly Rash – Ruam dengan gambaran seperti sayap kupu-kupu, yaitu mengenai kedua pipi dengan hidung sebagai tengahnya (badan) penyebab penyakit lupus malar rash khas pada penyakit lupus
  1. Gejala Lupus Discoid Rash – Ruam yang cukup “klasik” berbentuk cakram tampak merah lebih jelas dibagian tepi, dan biasanya timbul pada wajah, kulit kepala, dan leher. Ruam ini sering meninggalkan bekas luka. Discoid Rash dapat berdiri sendiri pada penyakit lupus discoid.
  1. Gejala Lupus Photosensitivity – Ruam-ruam diatas akan timbul atau semakin parah setelah terkena sinar matahari
  1. Gejala Lupus Oral ulcers – timbulnya sariawan terus menerus atau hilang timbul, baik di lidah ataupun di bagian mana saja dari rongga mulut.
  1. Gejala Lupus Arthritis (Radang sendi) – Perdangan pada sendi yang menimbulkan rasa nyeri, memerah, bahkan sampai bengkak.
  1. Gejala Lupus Serositis – Ini adalah suatu radang pada lapisan paru-paru dikenali sebagai Pleuritis (Radang selaput paru), dan dapat juga mengenai lapisan jantung, dikenal sebagai Pericarditis (peradangan pada selaput jantung) sehingga menimbulkan gejala nyeri dada yang tajam terutama ketika batuk dan tarik napas dalam, terkadang juga bisa menimbulkan nafas pendek.
  1. Gejala Lupus Gangguan pada ginjal – Gangguan ginjal pada penyakit lupus ditandai dengan ditemukannya Protein dalam air kencing (proteinuria) atau endapan (sediments) yang ditemukan juga dalam urin (ini dapat dilihat di bawah mikroskop).
  1. Gejala Lupus Gangguan neurologis dan Psychosis – lupus dapat mengganggu kerja otak dan sistem saraf sehingga dapat menimbulkan sakit kepala, kebingungan, gangguan penglihatan seperti halusinasi, bahkan kejang. – berlaku pada keadaan tidak adanya obat-obatan yang diketahui menyebabkan keadaan ini.
  1. Gejala Lupus Kelainan dalam Darah – Hemolytic Anemia (anemia karena pecahnya sel darah merah), Low White Blood Cell counts (sel darah putih rendah) atau Low Platelet counts (platelet atau trombosit rendah).
  1. Gejala Lupus Immunologic Disorders – gangguan imunitas ditandai dengan sel LE Positif, Anti-DNA: antibodi DNA asli dalam titer normal, Anti-Sm: kehadiran antibodi terhadap antigen nuklir Sm, tes serologi positif palsu untuk sifilis diketahui positif selama minimal 6 bulan dan dikonfirmasi oleh Treponema pallidum imobilisasi atau tes penyerapan antibodi treponema fluoresen
  1. Gejala Lupus Positif ANA (Antinuclear Antibodi) – Titer antibodi antinuklear abnormal dengan imunofluoresensi atau uji setara pada setiap titik waktu.

Pengobatan Lupus

Pengobatan lupus harus segera dilakukan untuk mencegah munculnya gejala yang lebih berbahaya. Sampai saat ini, mengusahakan pasien untuk sembuh total dari penyakit lupus maupun penularan penyakit lupus masih merupakan hal yang sulit.

Ada dua kategori pengobatan yang dilakukan untuk mengobati penularan penyakit lupus. Yang pertama adalah kortikosteroid. Pada kategori ini, pengobatan dilakukan dengan tujuan mengatur kembali sistem kekebalan pada tubuh serta mencegah peradangan. Jenis obat yang diberikan adala salep, pil, krem serta cairan. Bagi penderita yang penyakit lupusnya tidak terlalu berat, bisa mengkonsumsi obat dengan dosis yang rendah. Sementara bagi yang jenis penyakitnya sudah berat, perlu mengkonsumsi obat baik tablet maupun suntikan dengan dosis yang lebih tinggi. Dosis tinggi terus diberikan hingga penyakit tersebut tidak terlalu berbahaya.

Setelah tingkatnya rendah, maka dosisnya bisa diganti dengan yang lebih rendah pula untuk menghindari adanya kambuh. Jenis pengobatan lainnya adalah non-kortikosteroid. Jenis obat ini diberikan apabila si penderita mengalami gejala nyeri dan bengkak di bagian sendi dan otot. Dengan dilakukan pengobatan secara rutin, diharapkan bisa memperkecil resiko penularan penyakit lupus.

Selain cara mengobati gejala lupus diatas, untuk mengobati dan mencegah gejala lupus, Anda bisa mengkonsumsi suplemen kesehatan S-Lutena. Super Lutein Naturally Plus (S-Lutena nama yang digunakan di Indonesia) merupakan herbal yang berasal dari bahan-bahan alami dan bebas dari efek samping. S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Gejala Lupus Dan Pengobatan Lupus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mencegah Lupus Kambuh

Mencegah Lupus Kambuh

 

Mencegah Lupus Kambuh, Penyakit lupus merupakan penyakit yang disebabkan oleh peradangan yang kronis pada bagian sendi, ginjal, kulit, saraf dan bagian tubuh lainnya. penyakit ini biasanya akan menyebabkan bercak merah pada kulit yang berbentuk seperti kupu-kupu.

Mencegah Lupus Kambuh

Mencegah Lupus Kambuh

Menurut beberapa ahli penyakit lupus merupakan kebalikan dari penyakit hiv aids. Jika hiv aids tubuh kekurangan antibody sedangkan pada penyakit lupus tubuh lebih banyak memproduksi antibody. Sehingga antibody tersebut malah menyerang organ tubuh lainnya. Penyebab penyakit lupus antara lain karena efek sinar matahari, infeksi oleh obat dan lain sebagainya.

Penyakit lupus tidak menular karena lupus bukan penyakit menular tapi lupus itu penyakit autoimun yaitu antibodi tubuh menyerang tubuh sendiri, lupus juga bukan penyakit keturunan yang bisa diturunkan dari orangtua ke anak walaupun menyakit ini memang genetik memang mempengaruhi kerentanan seseorang untuk terkena lupus namun bukan dalam hubungan kekerabatan antara orangtua dan anak. Pengaruh genetik lebih terkait dengan epidemologi, misalnya orang Asia diketahui 2 kali lebih rentan kena lupus dibanding orang Eropa.

Mencegah Lupus Kambuh

Mencegah datangnya suatu penyakit alangkah lebih baik, daripada harus kerepotan mangobatinya d masa yang akan datang. Beberapa hal yang lumrah dilakukan untuk mencegah Lupus kambuh, diantaranya :

  1. Tidak Merokok

Cara mencegah lupus kambuh dengan cara tidak merokok. Asap rokok akan meningkatkan dan menjadikan gejala lupus semakin menjadi. Lebih baik jangan mejadi perokok aktif atau juga pasif saat Anda sudah terkena penyakit ini.

  1. Berolahraga Secara Teratur

Cara mencegah lupus kambuh dengan hidup sehat lainnya yakni melakukan aktifitas olahraga yang teratur. Dengan aktivitas ini, Anda akan menjaga kesehatan jantung, mencegah osteoporosis, menambah adanya kekuatan otot, sampai mengatasi stres. Beragam khasiat dalam olahraga sangat dibutuhkan oleh pasien lupus. Namun, pilih jenis olahraga yang cocok dengan keadaan fisik.

  1. Cukup Tidur

Cara mencegah lupus kambuh dengan selalu istirahat yang cukup. Tidur tujuh jam setiap malam. Istirahat dapat meredakan rasa lelah. Namun jika banyak tidur juga akan membuat tubuh lelah. Jangan memakan makanan berat saat akan tidur.

  1. Hindari Paparan Sinar Matahari

Cara mencegah lupus kambuh dengan cara menghindari paparan sinar matahari. Jangan selalu berada dalam paparan sinar matahari. Hal ini dapat meningkatkan gejala stroke. Jika keluar rumah lebih baik gunakan tabir surya yang memiliki SPF 30. Cara mencegah lupus, Jangan sering terkena matahari saat jam 10 pagi sampai 16 sore. Gunakan baju lengan panjang, celana panjang, dan topi yang lebar saat keluar di siang hari.

  1. Tutup Lampu Neon Dengan Pelindung

Cara mencegah lupus kambuh dengan menutup lampu neon. Hal ini karena lampu neon ternyata bisa mengandung sinar ultraviolet. Gunakan pelindung dengan teknologi nano dapat menjadi filter untuk sinar UV B dan UV C, dan UV A.

  1. Hindari Infeksi

Cara mencegah lupus kambuh dengan menghindari infeksi. Obat-obatan tertentu yang biasanya dikomsumsi penderita lupus dapat menjadikan pasien lebih mudah terkena infeksi. Cara mencegah lupus, Cuci tangan memakai sabun dan air hangat supaya bakteri atau virus hilang. Jangan menyentuh tangan, mulut, atau hidung memakai tangan yang kotor. Konsultasi dengan dokter jika ingin imuninasi atau vaksin.

  1. Mandi Air Hangat

Cara mencegah lupus kambuh dengan cara mandi air hangat. Pasien lupus biasanya akan mudah terkena nyeri otot dan sendi. Obat pereda nyeri dapat mengatasi keluahan ini. Namun cara mencegah lupus lebih baik dengan memakai cara alami yakni mandi air hangat atau berendam dalam air hangat. Melakukan yoga, tai chi, akupuntur, dan lainnya.

  1. Jauhi Depresi

Cara mencegah lupus kambuh dengan menjauhi depresi. Pasien penyakit lupus biasa mudah terkena mood buruk. Namun selalu cari solusi supaya kesehatan mental Anda tidak terganggu. Lakukan meditasi, liburan dan lainnya.

  1. Perhatikan Makanan Yang Dikomsumsi

Cara mencegah lupus kambuh dengan komsumsi makanan sehat seperti jenis buahan, sayuran, dan ikan. Kandungan minyak ikan memiliki asam lemak omega 3 yang meredakan peradangan. Jangan komsumsi makanan dengan kandungan alfafa seperti kecambah dan biji.

Pencegahan dini sangat penting dilakukan apabila sudah menemukan gejala yang menjurus pada gejala lupus. Penyakit lupus akan sama bahayanya dengan penyakit jantung, kanker dan AIDS yang bisa mematikan.

Mencegah Lupus Kambuh

Posted in Uncategorized | Leave a comment