Penyebab Lupus Eritematosus Sistemik

Penyebab Lupus Eritematosus Sistemik

 

Lupus Eritematosus Sistemik (LES) adalah penyakit yang menyebabkan peradangan pada jaringan ikat dan dapat merusak beberapa organ. Lupus terjadi ketika ada masalah dengan sistem kekebalan tubuh dan kemudian menyerang tubuh. Hal ini dapat mempengaruhi sendi, kulit, paru-paru, jantung, pembuluh darah, ginjal, sistem saraf, dan sel-sel darah. Lupus juga dapat menyebabkan fenomena Raynaud, yang menyebabkan kejang pada pembuluh darah dan rasa sakit serta perubahan warna pada jari-jari, jari kaki, telinga, dan hidung.

Penyebab Lupus Eritematosus Sistemik

Penyebab Lupus Eritematosus Sistemik

Seberapa umumkah lupus eritematosus sistemik ?

Lupus terjadi pada 1 dalam setiap 2000 orang, lima kali lebih banyak terjadi pada perempuan dibandingkan laki-laki, terutama bagi wanita yang sedang hamil atau selama menstruasi yang paling sering didiagnosis pada orang berusia 15 sampai 40 tahun. Orang Afrika, Amerika, dan keturunan Asia serta Hispanik mengalami Lupus lebih sering daripada ras Kaukasia.

Penyebab Lupus Eritematosus Sistemik

Penyebab lupus eritematosus sistemik banyak sekali, dan ilmuwan meyakini bahwa lupus terjadi sebagai respon terhadap kombinasi baik dari dalam maupun luar tubuh, termasuk hormon, genetik dan lingkungan. Berikut ini faktor penyebab Lupus Eritematosus Sistemik adalah :

  1. Hormon

Penyebab Lupus Eritematosus Sistemik adalah faktor hormon seseorang. Hormon mengatur banyak fungsi tubuh. Karena sembilan dari sepuluh penderita lupus adalah wanita, para peneliti akhirnya meneliti hubungan antara estrogen dan lupus. Memang pria juga menghasilkan hormon estrogen, namun wanita memproduksi estrogen lebih banyak ketimbang pria. Banyak wanita yang memiliki gejala lupus sebelum periode menstruasi, dan atau selama kehamilan ketika produksi estrogen tinggi. Ini mungkin menunjukkan bahwa estrogen atau hormon lainnya bisa mempengaruhi penyebab Lupus Eritematosus Sistemik.

  1. Genetik

Penyebab Lupus Eritematosus Sistemik adalah faktor genetik. Belum terbukti adanya gen atau kelompok gen yang menjadi penyebab Lupus Eritematosus Sistemik. Penyakit lupus muncul dalam keluarga tertentu dengan gen tertentu yang teridentifikasi telah memberikan kontribusi untuk perkembangan lupus, namun ini juga masih belum jelas.

  1. Lingkungan

Penyebab Lupus Eritematosus Sistemik adalah faktor lingkungan. Kebanyakan ilmuwan sekarang berpikir bahwa agen lingkungan, seperti virus atau mungkin bahan kimia, bisa menjadi pemicu penyakti lupus. Meskipun begitu, para ilmuwan belum menemukan agen lingkungan yang spesifik yang bisa menyebabkan lupus. Sedangkan unsur-unsur lingkungan yang dapat memicu lupus dan menyebabkan flare belum sepenuhnya diketahui, yang paling sering dituduh adalah sinar ultraviolet, infeksi (termasuk efek dari virus Epstein-Barr), dan paparan debu silika dalam pertanian atau kegiatan industri.

Contoh lain pemicu penyebab lupus SLE adalah :

  • Siar ultraviolet dari matahari.
  • Sinar ultraviolet dari lampu neon.
  • Obat sulfa, yang membuat orang lebih sensitif terhadap matahari, seperti kotrimoksazole, sulfisoxazole, tolbutamide, sulfasalazine dan diuretik.
  • Penicillin atau obat antibiotik lain seperti amoksisilin, ampisilin, kloksasilin.
  • Infeksi juga dapat menjadi penyebab sakit lupus.
  • Penyakit virus.
  • Demam dan kelelahan.
  • Stres emosional, seperti perceraian, penyakit, kematian dalam keluarga atau masalah kehidupan lainnya. Hal ini juga dapat menjadi penyebab sakit lupus.
  • Hal lain yang bisa menyebabkan stres tubuh seperti pembedahan, kerusakan fisik, kehamilan atau melahirkan.
  1. Pemakaian Obat – Obatan Tertentu

Penggunaan obat-obatan tertentu ternyata dapat memicu penyebab Lupus Eritematosus Sistemik. Obat – obatan yang digunakan untuk suatu penyakit menyebabkan timbul gejala atau pengobatan yang tidak danjurkan.

  1. Stress

Stres merupakan penyebab Lupus Eritematosus Sistemik karna pemicu aktifnya lupus, odapus seperti berada di lingkaran. Ia sakit karena stres karena lupus merupakan penyakit kronik yang menyebabkan seseorang merasa sakit, rendah diri, terbatas kegiatannya, dikucilkan dan sebagainya stresnya bertambah sakitnya akan bertambah parah.

Penyakit lupus bisa dihadapi dengan penanganan yang tepat, mengontrol makanan, menghindari odapus dari stres, penggunaan obat-obatan yang sesuai dan juga mencegah kulit tidak terkena sinar matahari. Sehingga bahaya atau tidaknya lupus tergantung jenis lupus yang menyerang odapus. Selain itu penyakit lupus bukan penyakit yang menular karena bukan merupakan penyakit yang disebabkan oleh kuman atau virus. Penyakit lupus merupakan penyakit yang berhubungan dengan autoimum dan juga faktor genetika.

Penyebab Lupus Eritematosus Sistemik

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Lupus Karena Obat

Penyakit Lupus Karena Obat

 

Drug induced lupus erythematosus (DILE) mungkin sedikit asing bagi Anda, drug-induced lupus erythematosus (DILE) adalah jenis dari penyakit lupus. rug-induced lupus erythematosus (DILE) adalah gangguan yang disebabkan oleh reaksi tubuh terhadap obat-obatan. Penyakit lupus karena obat termasuk penyakit atau gangguan autoimun.

Penyakit Lupus Karena Obat

Penyakit Lupus Karena Obat

Gangguan autoimun berarti secara keliru sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan dan sel-selnya sendiri. Pada drug induced lupus erythematosus (DILE) gangguan ini terjadi karena reaksi hipersensitivitas terhadap obat.

Gejala Penyakit Lupus Karena Obat

Penyakit Lupus Karena Obat yang terkait dengan penggunaan obat-obatan tertentu yang diresepkan untuk mengobati kondisi jantung, masalah tiroid, tekanan darah tinggi, dan gangguan neuropsikiatri. beberapa obat yang telah dikaitkan dengan kondisi ini termasuk hydralazine, procainamide, quinidine, isoniazid, diltiazem dan minocycline.

Beberapa gejala penyakit lupus karena obat meliputi :

  • Demam
  • Rasa tidak enak
  • Kehilangan nafsu makan
  • Nyeri sendi
  • Pembengkakan gabungan
  • Penglihatan kabur
  • Ruam kulit yang memburuk dengan paparan sinar matahari

Karena beberapa gejala drug induced lupus erythematosus tersebut dapat ditemukan pada penyakit lain, dokter sering melakukan tes diagnostik tertentu dan menganalisis sejarah medis pasien untuk mengidentifikasi penyebabnya.

Apakah Penyakit Lupus Karena Obat Menular ?

Penyakit Lupus Karena Obat tidak menular karena lupus bukan penyakit menular tapi lupus itu sakit autoimun yaitu antibodi tubuh menyerang tubuh sendiri, sakit Drug Induced Lupus juga bukan penyakit keturunan yang bisa diturunkan dari orangtua ke anak walaupun menyakit ini memang genetik memang mempengaruhi kerentanan seseorang untuk terkena lupus namun bukan dalam hubungan kekerabatan antara orangtua dan anak. Pengaruh genetik lebih terkait dengan epidemologi, misalnya orang Asia diketahui 2 kali lebih rentan kena sakit lupus dibanding orang Eropa.

Sakit lupus dapat disebabkan oleh faktor genetik, kelainan hormon (terutama hormone estrogen yang menjadi alasan mengapa ada lebih banyak perempuan yang terjangkit penyakit ini), alergi akibat konsumsi obat-obatan tertentu, stress, lingkungan yang kotor, dan infeksi bakteri atau virus.

Mencegah Penyakit Lupus Karena Obat

Untuk mencegah Penyakit Lupus Karena Obat bertambah parah, langkah-langkah yang dapat dilakukan adalah :

  • Perbanyak istirahat untuk mengurangi stress.
  • Hindari paparan sinar matahari. Gunakan tabir surya dan pakaian yang tertutup.
  • Olahraga teratur untuk mencegah tubuh cepat lelah dan menghilangkan kekakuan pada sendi.
  • Berhenti merokok.
  • Merawat diri dengan baik, dapat membantu penderita lupus, agar tetap beraktivitas sehari-hari dengan baik.

Pencegahan dini sangat penting dilakukan apabila sudah menemukan gejala yang menjurus pada gejala penyakit lupus karena obat. Sakit lupus akan sama bahayanya dengan penyakit jantung, kanker dan AIDS yang bisa mematikan.

Untuk mengobati dan mencegah penyakit lupus karena obat, Anda juga bisa mengkonsumsi suplemen kesehatan S-Lutena. Super Lutein Naturally Plus (S-Lutena nama yang digunakan di Indonesia) merupakan herbal yang berasal dari bahan-bahan alami dan bebas dari efek samping. Obat Lupus Ampuh S-LutenaS-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Penyakit Lupus Karena Obat

Posted in Gejala Lupus, obat lupus, pencegahan lupus, Pengobatan Lupus, Penyebab Lupus, sakit lupus, Uncategorized | Leave a comment

Cara Menyembuhkan Penyakit Lupus

Cara Menyembuhkan Penyakit Lupus

 

Lupus merupakan penyakit seribu wajah. Mengapa demikian? Itu disebabkan karena gejala lupus berbeda antara yang satu dengan yang lainnya, sehingga sangatlah sulit untuk menentukan gejala pasti penyakit tersebut. Penyakit ini hampir banyak ditemui kasusnya pada perempuan.

Cara Menyembuhkan Penyakit Lupus

Cara Menyembuhkan Penyakit Lupus

Gejala awal yang umum terjadi antara lain didahului dengan gejala non spesifik seperti tubuh lemas, sariawan, rambut rontok, nafsu makan menurun, demam berkepanjangan, mual, hingga penurunan berat badan secara drastis. Gejala-gejala itu tidak muncul secara bersamaan, sehingga sangat sulit untuk dikenali.

Bagaimana Cara Menyembuhkan Penyakit Lupus ?

Penyakit lupus tidak bisa disembuhkan. Tujuan pengobatan penyakit lupus yang tersedia adalah untuk mengurangi tingkat gejala, mencegah kerusakan organ dalam, serta meminimalkan dampaknya pada kehidupan penderita SLE. Berikut beberapa cara menyembuhkan penyakit lupus, antara lain :

  1. Meminum Obat Pereda Rasa Sakit

Cara menyembuhkan penyakit lupus adalah dengan meminum obat pereda rasa sakit. Anda bisa meminum obat paracetamol untuk mengurangi rasa sakitnya. Selain itu, obat-obat pereda rasa sakit tersebut juga bisa mencegah gejala lain dari lupus yaitu demam. Reaksi masing-masing jenis obat ini berbeda-beda pada masing-masing orang yang mengonsumsinya.

  1. Minum Obat Corticosteroids

Cara menyembuhkan penyakit lupus adalah dengan meminum obat corticosteroids. Obat tersebut berguna untuk mengurangi pembengkakan yang terjadi pada organ-organ yang terserang. Namun obat ini dapat menimbulkan efek samping jangka panjang, sehingga harus didampingi dengan meminum obat tertentu yang lain. Ada baiknya untuk mengonsultasikan lebih lanjut ke dokter.

  1. Minum Obat Anti-Malaria

Cara menyembuhkan penyakit lupus adalah dengan meminum obat anti-malaria. Obat ini dapat mencegah salah satu gejala lupus, yaitu gatal-gatal dan sariawan. Obat ini akan melindungi Anda dari cahaya matahari. Seperti yang diketahui, cahaya matahari bisa membuat kulit gatal.

  1. Minum Obat Penambah Imun

Cara menyembuhkan penyakit lupus adalah dengan meminum obat penambah imun. Obat ini bisa memperkuat sistem imun atau kekebalan tubuh Anda. Hal tersebut akan mengurangi risiko penyakit lupus menjadi semakin parah.

  1. Agen Imunosupresif / Kemoterapi

Cara menyembuhkan penyakit lupus adalah dengan meminum obat agen imunosupresif. Agen ini digunakan dalam kasus-kasus serius lupus, ketika organ utama kehilangan kemampuan mereka untuk berfungsi. Obat ini menekan sistem kekebalan tubuh untuk membatasi kerusakan pada organ. Contohnya adalah azathioprine (Imuran) dan cyclophosphamide (Cytoxan). Obat ini dapat menyebabkan efek samping yang serius termasuk mual, muntah, rambut rontok, masalah kandung kemih, penurunan kesuburan, dan peningkatan risiko kanker dan infeksi.

  1. Inhibitor Bly S-Spesifik

Cara menyembuhkan penyakit lupus adalah dengan meminum obat inhibitor bly s-spesifik. Obat pertama yang disetujui oleh Food And Drug Administrasion di bawah ini kelas baru obat yabng di sebut belimumab (Benylsta). Ini membatasi jumlah auto antibody yang ditemukanpada orang dengan lupus. Obat ini menghambat aksi dari protein tertentu dalam tubuh yang penting dalam respon imun. Dua studi klinis pada lebih dari 1600 orang dengan lupus menunjukkan benlysta efektif di Afrika-Amerika, maka studi lain sedang dilakukan. Dalam studi klinis, orang yang memakai benlysta melaporkan lebih banyak kematian dan infeksi serius daripada mereka yang tidak mengonsumsi obat. Benlysta tidak harus diberikan dengan vaksin hidup. Efek samping yang paling umum termasuk mual, diare, dan demam. Cara Menyembuhkan Penyakit Lupus

  1. Rawat Diri Anda Dengan Baik

Cara menyembuhkan penyakit lupus adalah dengan merawat diri Anda dengan baik. Jika Anda terkena penyakit lupus, sebaiknya Anda beristirahat yang cukup, karena salah satu gejala lupus adalah menjadi lemah dan mudah capek. Berolahraga untuk meningkatkan imun Anda, tapi jangan sampai terlalu lelah. Yang terakhir, makan-makanan yang bernutrisi yang memperkecil kemungkinan berkembangnya penyakit lupus.

Selain cara menyembuhkan penyakit lupus diatas, untuk penyembuhan penyakit lupus, Anda juga bisa mengkonsumsi suplemen kesehatan S-Lutena. Super Lutein Naturally Plus (S-Lutena nama yang digunakan di Indonesia) merupakan herbal yang berasal dari bahan-bahan alami dan bebas dari efek samping. Obat Lupus Ampuh S-LutenaS-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Cara Menyembuhkan Penyakit Lupus

Posted in Gejala Lupus, obat lupus, pencegahan lupus, Pengobatan Lupus, Penyebab Lupus, sakit lupus | Leave a comment

Pencegahan Lupus Eritematosus Sistemik

Pencegahan Lupus Eritematosus Sistemik

 

Lupus Eritematosus Sistemik (systemic lupus erythematosus) adalah penyakit autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sel tubuh sendiri, mengakibatkan peradangan dan kerusakan jaringan. Lupus dapat mempengaruhi setiap bagian tubuh, tetapi paling umum mempengaruhi kulit, sendi, ginjal, jantung dan pembuluh darah.

Pencegahan Lupus Eritematosus Sistemik

Pencegahan Lupus Eritematosus Sistemik

Perjalanan penyakit ini tidak dapat diprediksi, dengan periode suar (flare) dan remisi. Lupus dapat terjadi pada semua usia dan lebih umum pada perempuan. Manifestasi kulit cukup bervariasi dan dapat hadir dengan lesi terlokalisasi, rambut rontok menyebar dan kepekaan terhadap matahari. Nama kondisi ini berasal dari fakta bahwa ruam fotosensitif yang terjadi pada wajah menyerupai serigala.

Lupus Eritematosus Sistemik atau yang juga disebut dengan Systemic Lupus Erythematosus (SLE) dalam bahasa Inggiris adalah jenis lupus yang paling sering dirujuk masyarakat umum sebagai penyakit lupus. Lupus eritematosus sistemik atau SLE, membuat sampai sekitar 70 persen dari semua kasus lupus. Lupus Eritematosus Sistemikbisa ringan atau berat dan dapat mempengaruhi berbagai bagian tubuh.

Pencegahan Lupus Eritematosus Sistemik

Mencegah datangnya suatu penyakit alangkah lebih baik, daripada harus kerepotan mangobatinya d masa yang akan datang. Beberapa hal yang lumrah dilakukan untuk Pencegahan Lupus Eritematosus Sistemik, diantaranya :

  1. Tidak Merokok

Pencegahan lupus eritematosus sistemik dengan cara tidak merokok. Asap rokok akan meningkatkan dan menjadikan gejala lupus semakin menjadi. Lebih baik jangan mejadi perokok aktif atau juga pasif saat Anda sudah terkena penyakit ini.

  1. Berolahraga Secara Teratur

Pencegahan lupus eritematosus sistemik dengan hidup sehat lainnya yakni melakukan aktifitas olahraga yang teratur. Dengan aktivitas ini, Anda akan menjaga kesehatan jantung, mencegah osteoporosis, menambah adanya kekuatan otot, sampai mengatasi stres. Beragam khasiat dalam olahraga sangat dibutuhkan oleh pasien lupus. Namun, pilih jenis olahraga yang cocok dengan keadaan fisik.

  1. Cukup Tidur

Pencegahan lupus eritematosus sistemik dengan selalu istirahat yang cukup. Tidur tujuh jam setiap malam. Istirahat dapat meredakan rasa lelah. Namun jika banyak tidur juga akan membuat tubuh lelah. Jangan memakan makanan berat saat akan tidur.

  1. Hindari Paparan Sinar Matahari

Pencegahan lupus eritematosus sistemik dengan cara menghindari paparan sinar matahari. Jangan selalu berada dalam paparan sinar matahari. Hal ini dapat meningkatkan gejala stroke. Jika keluar rumah lebih baik gunakan tabir surya yang memiliki SPF 30. Cara mencegah lupus, Jangan sering terkena matahari saat jam 10 pagi sampai 16 sore. Gunakan baju lengan panjang, celana panjang, dan topi yang lebar saat keluar di siang hari.

  1. Tutup Lampu Neon Dengan Pelindung

Pencegahan lupus eritematosus sistemik dengan menutup lampu neon. Hal ini karena lampu neon ternyata bisa mengandung sinar ultraviolet. Gunakan pelindung dengan teknologi nano dapat menjadi filter untuk sinar UV B dan UV C, dan UV A.

  1. Hindari Infeksi

Pencegahan lupus eritematosus sistemik dengan menghindari infeksi. Obat-obatan tertentu yang biasanya dikomsumsi penderita lupus dapat menjadikan pasien lebih mudah terkena infeksi. Cara mencegah lupus, Cuci tangan memakai sabun dan air hangat supaya bakteri atau virus hilang. Jangan menyentuh tangan, mulut, atau hidung memakai tangan yang kotor. Konsultasi dengan dokter jika ingin imuninasi atau vaksin.

  1. Mandi Air Hangat

Pencegahan lupus eritematosus sistemik dengan cara mandi air hangat. Pasien lupus biasanya akan mudah terkena nyeri otot dan sendi. Obat pereda nyeri dapat mengatasi keluahan ini. Namun cara mencegah lupus lebih baik dengan memakai cara alami yakni mandi air hangat atau berendam dalam air hangat. Melakukan yoga, tai chi, akupuntur, dan lainnya.

  1. Jauhi Depresi

Pencegahan lupus eritematosus sistemik dengan menjauhi depresi. Pasien penyakit lupus biasa mudah terkena mood buruk. Namun selalu cari solusi supaya kesehatan mental Anda tidak terganggu. Lakukan meditasi, liburan dan lainnya.

  1. Perhatikan Makanan Yang Dikomsumsi

Pencegahan lupus eritematosus sistemik dengan komsumsi makanan sehat seperti jenis buahan, sayuran, dan ikan. Kandungan minyak ikan memiliki asam lemak omega 3 yang meredakan peradangan. Jangan komsumsi makanan dengan kandungan alfafa seperti kecambah dan biji.

Pencegahan dini sangat penting dilakukan apabila sudah menemukan gejala yang menjurus pada gejala lupus. Penyakit lupus akan sama bahayanya dengan penyakit jantung, kanker dan AIDS yang bisa mematikan.

Pencegahan Lupus Eritematosus Sistemik

Posted in Gejala Lupus, obat lupus, pencegahan lupus, Pengobatan Lupus, Penyebab Lupus, sakit lupus | Leave a comment

Tanda Penyakit Lupus

Tanda Penyakit Lupus

 

Penyakit lupus lengkapnya disebut systemic lupus erythematosus (SLE) atau lupus eritematosus sistemik (LES), adalah penyakit autoimun yang dapat mengenai seluruh sistem organ tubuh. Pada SLE / LES terjadi ketidakseimbangan sistem imun (daya tahan tubuh) yang menyebabkan reaksi tubuh (autoantibodi) terhadap jaringan yang sehat(autoantigen) sehingga terbentuk kompleks imun dan disregulasi system imun yang menyebabkan kerusakan pada beberapa organ tubuh. Perjalanan penyakitnya bersifat episodik (berulang) yang diselingi periode sembuh.

Tanda Penyakit Lupus

Tanda Penyakit Lupus

Penyebab SLE / LES belum diketahui, namun predisposisi genetik, hormon seks, dan lingkungan diduga memiliki pengaruh dalam perkembangan penyakit ini.

Pendeteksian penyakit lupus cukup sulit dilakukan karena tanda penyakit lupus yang cukup beragam. Tidak heran jika dokter menjadi sulit mendiagnosanya. Lupus umumnya ditandai dengan adanya rasa nyeri pada otot serta sendi. Selain itu, terdapat tanda penyakit lupus lain seperti  terjadinya demam dan kondisi tubuh yang melemah. Dengan gejala yang demikian, tidak heran jika lupus kemudian disalah artikan sebagai penyakit flu. Tanda penyakit lupus ini dapat datang secara perlahan lalu berkembang atau bisa pula datang secara tiba-tiba. Tanda penyakit lupus yang terjadi bisa bersifat sementara lalu kemudian menghilang atau dapat pula bersifat permanen.

Berikut ini tanda penyakit lupus ringan dan berat yang dapat dirasakan antara lain adalah:

  1. Kerusakan organ ginjal

Bisa dipastikan hampir seluruh pasien pengidap lupus mengalami penyakit ginjal. Jika tingkat kerusakannya telah memasuki fase yang berat maka disarankan untuk melakukan pengobatan munosupresif. Pada stadium awal penyakit lupus, ditandai dengan adanya protein pada urin. Hal ini menjadi alasan bagi anda untuk secara berkala memeriksa urin. Tidak hanya untuk  mendeteksi penyakit lupus, pemeriksaan urin juga dapat digunakan untuk mendeteksi jenis penyakit yang lain. Tanda Penyakit Lupus

  1. Sesak napas

Penyebab dada sesak nafas yang umumnya dirasakan oleh penderita penyakit lupus biasanya karena adanya infeksi pada paru-paru (pneumonia) serta akibat adanya cairan pada selaput paru-paru. Tanda Penyakit Lupus

  1. Gangguan pada mata

Gangguan pada mata jarang didapati pada jenis penyakit ini. Namun terjadinya gangguan pada mata terutama  pada retina mata umumnya terjadi karena penggunaan obat anti malaria yaitu Chloroquine. Jika dalam masa pengobatan menggunakan jenis obat ini atau obat yang sejenis dengan ini ada baiknya jika anda melakukan kontrol secara rutin ke dokter ahli mata. Dokter mata akan memberi solusi untuk mencegah sakit mata akibat penggunaan obat-obatan tersebut. Tanda Penyakit Lupus

  1. Terjadinya anemia

Anemia atau kekurangan darah merah merupakan gejala yang banyak dialami oleh penderita penyakit lupus. Hal ini dapat terjadi ketika jumlah trombosit serta ekosit lebih rendah dibandingkan dengan jumlah trombosit serta ekosit pada umumnya. Terjadinya gejala ini, juga dapat memicu terjadinya pendarahan dan mudah terjadinya infeksi. Anemia membuat pasiennya mudah merasa kecapean saat sedang beraktivitas serta kepala sering pusing. Selain anemia, tanda penyakit lupus bisa juga menyebabkan seseorang mengalami  pembekuan darah.

  1. Rasa sakit pada area sendi

Rasa sakit yang dialami oleh penderita lupus biasa terjadi pada lutut, tangan serta pergelangan tangan. Tanda penyakit lupus ini juga disertai dengan rasa lemas dan nyeri pada otot. Bukan hanya rasa nyeri, namun penderita lupus terkadang juga mengalami pembengkakan pada area kaki atau bahkan pada sekitar mata. Tanda Penyakit Lupus

  1. Gangguan pada kulit dan rambut

Hampir bisa dipastikan jika 90% penderita penyakit lupus memiliki gangguan pada kulit mereka. Paparan dari bahaya sinar matahari, terkadang dapat menjadi penyebab timbulnya warna kemerahan pada bagian wajah. Selain itu, terdapat lesi diskoid pada kulit tubuh. Gangguan  lainnya adalah rambut yang mudah rontok terutama pada bagian dahi. Lesi pada kulit dan gangguan pada rambut dapat diatasi dengan melakukan pengobatan.

  1. Gangguan pada susunan syaraf

Penyakit lupus banyak membuat penderitanya mudah merasa gelisah dan depresi. Selain itu, terdapat pula gangguan pada syaraf yang membuat pasien kejang- kejang hingga stroke. Gangguan saraf dan kejiwaan bisa ditemukan hampir 15% pada penderita lupus.

  1. Demam

Demam pada penyakit lupus umumnya tidak diketahui penyebabnya sehingga terkadang disalahartikan sebagai demam biasa. Berikut ini merupakan presentasi gejala yang seringkali dialami oleh penderita lupus:

  • Nyeri pada bagian sendi 95%
  • Bengkak pada sendir 90%
  • Anemia 71%
  • Kejang 15%
  • Kerusakan pada ginjal 50%
  • Bercak merah pada kulit 74%
  • Badan menjadi lemah 81%
  • Kerontokan rambut 27%
  • Gangguan pembekuan darah 20%
  • Nyeri saat bernapas 45%
  • Bercak pada wajah 42%
  • Fotosensitif 30%
  • Sariawan 12%

Selain itu, terdapat pula tanda penyakit lupus lain seperti napas pendek-pendek, warna jari kaki maupun tangan yang bewarna biru ataupun pucat. Pemeriksaan menggunakan MEX – SLEDAI merupakan cara untuk mengetahui sejauh mana penyakit tersebut menjangkiti seseorang. Segera lakukan pemeriksaan jika anda mengalami tanda penyakit lupus yang telah disebutkan di atas. Pemeriksaan lebih awal tentu akan lebih baik untuk membantu anda dalam penanganan lupus sedari awal.

Tanda Penyakit Lupus

Posted in Gejala Lupus, Pengobatan Lupus, Penyebab Lupus, sakit lupus | Leave a comment

Penyebab Lupus SLE

Penyebab Lupus SLE

 

Lupus Eritematosus Sistemik (systemic lupus erythematosus) adalah penyakit autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sel tubuh sendiri, mengakibatkan peradangan dan kerusakan jaringan. Lupus dapat mempengaruhi setiap bagian tubuh, tetapi paling umum mempengaruhi kulit, sendi, ginjal, jantung dan pembuluh darah.

Penyebab Lupus SLE

Penyebab Lupus SLE

Perjalanan penyakit ini tidak dapat diprediksi, dengan periode suar (flare) dan remisi. Lupus dapat terjadi pada semua usia dan lebih umum pada perempuan. Manifestasi kulit cukup bervariasi dan dapat hadir dengan lesi terlokalisasi, rambut rontok menyebar dan kepekaan terhadap matahari. Nama kondisi ini berasal dari fakta bahwa ruam fotosensitif yang terjadi pada wajah menyerupai serigala.

Penyebab Lupus SLE

Penyebab lupus banyak sekali, dan ilmuwan meyakini bahwa lupus terjadi sebagai respon terhadap kombinasi baik dari dalam maupun luar tubuh, termasuk hormon, genetik dan lingkungan. Berikut ini faktor penyebab lupus SLE adalah :

  1. Hormon

Penyebab lupus SLE adalah faktor hormon seseorang. Hormon mengatur banyak fungsi tubuh. Karena sembilan dari sepuluh penderita lupus adalah wanita, para peneliti akhirnya meneliti hubungan antara estrogen dan lupus. Memang pria juga menghasilkan hormon estrogen, namun wanita memproduksi estrogen lebih banyak ketimbang pria. Banyak wanita yang memiliki gejala lupus sebelum periode menstruasi, dan atau selama kehamilan ketika produksi estrogen tinggi. Ini mungkin menunjukkan bahwa estrogen atau hormon lainnya bisa mempengaruhi penyebab lupus sle.

  1. Genetik

Penyebab lupus SLE adalah faktor genetik. Belum terbukti adanya gen atau kelompok gen yang menjadi penyebab lupus SLE. Penyakit lupus muncul dalam keluarga tertentu dengan gen tertentu yang teridentifikasi telah memberikan kontribusi untuk perkembangan lupus, namun ini juga masih belum jelas.

  1. Lingkungan

Penyebab lupus SLE adalah faktor lingkungan. Kebanyakan ilmuwan sekarang berpikir bahwa agen lingkungan, seperti virus atau mungkin bahan kimia, bisa menjadi pemicu penyakti lupus. Meskipun begitu, para ilmuwan belum menemukan agen lingkungan yang spesifik yang bisa menyebabkan lupus. Sedangkan unsur-unsur lingkungan yang dapat memicu lupus dan menyebabkan flare belum sepenuhnya diketahui, yang paling sering dituduh adalah sinar ultraviolet, infeksi (termasuk efek dari virus Epstein-Barr), dan paparan debu silika dalam pertanian atau kegiatan industri.

Contoh lain pemicu penyebab lupus SLE adalah :

  • Siar ultraviolet dari matahari.
  • Sinar ultraviolet dari lampu neon.
  • Obat sulfa, yang membuat orang lebih sensitif terhadap matahari, seperti kotrimoksazole, sulfisoxazole, tolbutamide, sulfasalazine dan diuretik.
  • Penicillin atau obat antibiotik lain seperti amoksisilin, ampisilin, kloksasilin.
  • Infeksi juga dapat menjadi penyebab sakit lupus.
  • Penyakit virus.
  • Demam dan kelelahan.
  • Stres emosional, seperti perceraian, penyakit, kematian dalam keluarga atau masalah kehidupan lainnya. Hal ini juga dapat menjadi penyebab sakit lupus.
  • Hal lain yang bisa menyebabkan stres tubuh seperti pembedahan, kerusakan fisik, kehamilan atau melahirkan.
  1. Pemakaian Obat – Obatan Tertentu

Penggunaan obat-obatn tertentu ternyata dapat memicu penyebab lupus SLE. Obat – obatan yang digunakan untuk suatu penyakit menyebabkan timbul gejala atau pengobatan yang tidak danjurkan.

  1. Stress

Stres merupakan penyebab lupus SLE karna pemicu aktifnya lupus, odapus seperti berada di lingkaran. Ia sakit karena stres karena lupus merupakan penyakit kronik yang menyebabkan seseorang merasa sakit, rendah diri, terbatas kegiatannya, dikucilkan dan sebagainya stresnya bertambah sakitnya akan bertambah parah.

Penyakit lupus bisa dihadapi dengan penanganan yang tepat, mengontrol makanan, menghindari odapus dari stres, penggunaan obat-obatan yang sesuai dan juga mencegah kulit tidak terkena sinar matahari.Sehingga bahaya atau tidaknya lupus tergantung jenis lupus yang menyerang odapus. Selain itu penyakit lupus bukan penyakit yang menular karena bukan merupakan penyakit yang disebabkan oleh kuman atau virus. Penyakit lupus merupakan penyakit yang berhubungan dengan autoimum dan juga faktor genetika.

Pengobatan Lupus Ampuh

Untuk mengobati dan mencegah penyebab lupus SLE, Anda juga bisa mengkonsumsi suplemen kesehatan S-Lutena. Super Lutein Naturally Plus (S-Lutena nama yang digunakan di Indonesia) merupakan herbal yang berasal dari bahan-bahan alami dan bebas dari efek samping. S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Penyebab Lupus SLE

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Lupus Jangan Dianggap Remeh

Penyakit Lupus Jangan Dianggap Remeh

 

Penyakit Lupus merupakan penyakit yang tidak boleh Anda anggap remeh. Penyakit yang satu ini mempunyai nama lain lupus eritematosus sistemik. Penyakit Lupus bisa mengakibatkan terjadinya peradangan pada seseorang, di mana peradangan yang disebabkan oleh Lupus bisa mempengaruhi beragam sistem tubuh manusia.

Penyakit Lupus Jangan Dianggap Remeh

Penyakit Lupus Jangan Dianggap Remeh

Beberapa sistem tubuh yang akan ikut terpengaruh contohnya kulit, sendi, sel darah, ginjal, jantung, otak, dan juga organ paru-paru. Oleh karena itu, jika sudah terkena penyakit lupus akan menyebabkan banyak sekali ragam manifestasi klinis dan gejala negatif lainnya. Mari baca selengkapnya.

Penyebab Penyakit Lupus

Lupus adalah penyakit autoimun yang muncul ketika tubuh terkena zat asing tertentu, seperti bakteri dan virus, kemudian sistem imun tersebut juga menyerang jaringan tubuh yang sehat. Hal ini menyebabkan peradangan dan kerusakan berbagai bagian tubuh, antara lain sendi, kulit, ginjal, jantung, paru-paru, pembuluh darah dan otak.

Dokter tidak mengetahui apa yang menyebabkan penyakit ini. Lupus seperti merupakan kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Banyak dari mereka dengan kecenderungan turunan mengalami lupus hanyak ketika mereka terkena sesuatu di dalam lingkungan yang dapat memicu lupus, seperti obat atau virus.

Jenis-Jenis Penyakit Lupus

  1. Systemic lupus erythematosus

Lupus ini pada awalnya dapat berefek pada bagian tubuh manapun. Sistem di dalam tubuh yang secara umum terkena adalah sendi, kulit, paru-paru, ginjal dan darah. Ketika pada umumnya orang berbicara mengenai lupus, lupus tersebut biasanya adalah systemic lupus erythematosus.

  1. Discoid lupus erythematosus

Lupus ini berefek hanya pada kulit. Mereka dengan lupus discoid mengalami ruam pada wajah, leher dan kulit kepala. Sejumlah kecil mereka dengan discoid lupus juga dapat mengalami systemic lupus erythematosus, meskipun tidak mungkin untuk memprediksi siapa saja yang akan mengalami bentuk lupus yang lebih serius.

  1. Drug-induced lupus erythematosus

Lupus ini terjadi setelah anda menggunakan obat tertentu. Tidak semua orang yang menggunakan obat tersebut mengalami lupus. Lupus jenis ini berefek pada berbagai sistem di dalam tubuh. Tanda dan gejala biasanya hilang ketika anda berhenti menggunakan obat yang menyebabkan lupus jenis ini terjadi.

  1. Neonatal lupus

Merupakan bentuk langka dari lupus yang berefek pada bayi yang baru lahir. Ibu degan antibody tertentu yang memiliki hubungan terhadap penyakit autoimun dapat menurunkannya pada bayi mereka –bahkan jika sang ibu tidak memiliki tanda maupun gejala penyakit autoimun tersebut. Neonatal lupus dapat hilang sebelum menunjukkan perkembangannya. Dalam kasus yang lebih serius dapat menyebabkan masalah pada sistem elektrik jantung (congenital heart block).

Penyakit Yang Sulit Untuk Dideteksi

Perlu diketahui bahwa Lupus merupakan kategori penyakit yang tidak mudah untuk dideteksi, sebab gejala atau tanda-tanda dari penyakit ini lumayan sama dengan gejala atau ciri-ciri dari penyakit yang lain. Sehingga, seringkali orang salah diagnosis penyakit Lupus ini dengan penyakit yang lain.

Sebagian orang ada yang dilahirkan dan memiliki kecenderungan untuk mengembangkan penyakit yang satu ini, yang bisa saja dipicu karena infeksi dan penggunaan jenis obat-obatan tertentu, juga karena pengaruh sinar matahari. Sebagian besar dari orang yang menderita penyakit Lupus akan mengalami gejala seperti sayap kupu pada bagian wajahnya, jika itu yang terjadi, maka kemungkinan besar orang tersebut terjangkiti oleh penyakit Lupus.

Lupus ini tidak mengenal korbannya, semua orang memiliki kemungkinan untuk terjangkit oleh Lupus. Namun dari 1 hingga 5 orang dari 100 ribu orang itu ada yang bersifat genetik, jadi bisa diturunkan. Untuk wanita itu lebih sering antara 6 hingga 10 kali dibandingkan seseorang dengan gender lelaki, khususnya untuk yang berada dalam rentang usia 15 hingga 40 tahun.

Dan terdapat bangsa tertentu yang lebih rentan atas infeksi Lupus, adapun negara-negara tersebut adalah negara dari Bangsa Asia dan Afrika, kedua bangsa ini termasuk bangsa Indonesia memang lebih rentan atas serangan penyakit Lupus, apabila Anda bandingkan dengan negara Barat. Sekian artikel tentang penyakit Lupus jangan dianggap remeh, semoga bermanfaat.

Penyakit Lupus Jangan Dianggap Remeh

Posted in Gejala Lupus, Pengobatan Lupus, Penyebab Lupus, sakit lupus | Leave a comment

Lupus Sistemik

Lupus Sistemik

 

Apa Itu Lupus Sistemik ? Sakit Lupus merupakan penyakit yang terkait dengan kekebalan tubuh manusia. Penyakit ini juga dikenal sebagai penyakit autoimune. Penyakit terjadi apabila terjadi anomali pada sistem dan kerja sel pertahanan tubuh manusia. Sel pertahanan tubuh yang seharusnya melindungi tubuh dari masuknya kuman atau gangguan eksternal lainnya justeru menyerang tubuh pemiliknya. Penyakit ini menjadi salah satu penyakit mematikan pada jenis Eritematosus Sistemik (SLE) atau yang juga disebut dengan Systemic Lupus Erythematosus (SLE) dalam bahasa Inggris.

Lupus Sistemik

Lupus Sistemik

Lupus jenis ini lebih dikenal dan sering digunakan untuk menyederhanakanpenyebutan dan pemahaman tentang penyakit ini di kalangan umum. Selain jenis tersebut, terdapat beberapa jenis penyakit lupus lainnya, seperti neonatal (lupus yang terjadi pada bayi), dan; drug inducted lupus (lupus yang disebabkan oleh penggunaan obat).

Gejala-gejala penyakit dikenal sebagai Lupus Eritomatosus Sistemik (LES) alias Lupus. Eritomatosus artinya kemerahan. sedangkan sistemik bermakna menyebar luas keberbagai organ tubuh. Istilahnya disebut LES atau Lupus. Gejala-gejala penyakit lupus sistemik yang umum dijumpai adalah :

  1. Kulit yang mudah gosong akibat sinar matahari serta timbulnya gangguan pencernaan.
  2. Gejala umumnya penderita sering merasa lemah, kelelahan yang berlebihan, demam dan pegal-pegal. Gejala ini terutama didapatkan pada masa aktif, sedangkan pada masa remisi (nonaktif) menghilang.
  3. Pada kulit, akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi, mirip kupu-kupu. Kadang disebut (butterfly rash). Namun ruam merah menyerupai cakram bisa muncul di kulit seluruh tubuh, menonjol dan kadang-kadang bersisik. Melihat banyaknya gejala penyakit ini, maka wanita yang sudah terserang dua atau lebih gejala saja, harus dicurigai mengidap Lupus.
  4. Anemia yang diakibatkan oleh sel-sel darah merah yang dihancurkan oleh penyakit LUPUS ini
  5. Rambut yang sering rontok dan rasa lelah yang berlebihan

Penyebab Penyakit Lupus Sistemik

Dokter tidak mengetahui apa yang menyebabkan penyakit ini. Lupus seperti merupakan kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Banyak dari mereka dengan kecenderungan turunan mengalami penyakit lupus hanyak ketika mereka terkena sesuatu di dalam lingkungan yang dapat memicu penyakit lupus, seperti obat atau virus.

Perlu diketahui bahwa lupus bukanlah penyakit yang dapat menular akan tetapi penyakit ini disebabkan oleh autoimun yang ada di dalam tubuh sendiri. Pada penderita penyakit ini biasanya sering mengalami kelalinan pada kulit, biasanya kulit terdapat bercak kemerahan. Bagian yang sering terdapat kelainan kulit yaitu pipi, lengan dan bagian lainnya.

Pada umumnya untuk mengatasi lupus atau mencegahnya, hanya dengan menerapkan dan menjalani pola hidup sehat meliputi pola makan sehat, istirahat cukup, olahraga teratur, menjauhi minuman keras, rokok, bekerja terlalu lelah, serta banyak mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan kedalam menu harian agar terhindar dari penyakit lupus.

Pengobatan Lupus Sistemik

Untuk pengobatan penyakit lupus sistemik sebenarnya belum ada referensi yang kuat bagaimana cara pengobatan, hingga saat ini masih dalam proses penelitian. Namun pada penderita dokter biasanya hanya mengurangi gejala penyakit lupus sistemik yang timbul. Contoh kasusnya misalnya jika menyerang tulang atau persendian seperti yang telah dijelaskan tadi, maka biasanya terjadi peradangan seperti arthritis maka dokter akan memberikan obat anti inflamasi untuk mengurangi rasa sakit akibat arthritis. Contoh lainnya misalnya jika timbul ciri ciri penyakit lupus berupa ruam di kulit maka dokter akan memberi kortikosteroid (biasanya berupa lotion atau krim).

Mencegah Penyakit Lupus Sistemik

Untuk mencegah penyakit lupus sistemik, langkah-langkah yang dapat dilakukan adalah :

  • Perbanyak istirahat untuk mengurangi stress.
  • Hindari paparan sinar matahari. Gunakan tabir surya dan pakaian yang tertutup.
  • Olahraga teratur untuk mencegah tubuh cepat lelah dan menghilangkan kekakuan pada sendi.
  • Berhenti merokok.
  • Merawat diri dengan baik, dapat membantu penderita lupus, agar tetap beraktivitas sehari-hari dengan baik

Pencegahan dini sangat penting dilakukan apabila sudah menemukan gejala yang menjurus pada gejala sakit lupus. Penyakit lupus sistemik akan sama bahayanya dengan penyakit jantung, kanker dan AIDS yang bisa mematikan.

Lupus Sistemik

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Lupus Eritematosus Diskoid

Lupus Eritematosus Diskoid

 

Lupus eritematosus diskoid adalah suatu kondisi kulit kronis yang ditandai oleh peradangan dan lesi kulit jaringan parut yang terjadi pada wajah, telinga, kulit kepala dan area tubuh lainnya. Lesi ini berkembang sebagai pertumbuhan meradang dengan sisik (scaling) dan penampilan seperti kutil. Daerah pusat mungkin tampak berwarna cerah dikelilingi oleh daerah gelap dari kulit normal. Ketika lesi terjadi di daerah berbulu seperti kulit kepala, jaringan parut permanen dan kerontokan rambut dapat terjadi. Sebagian kecil pasien dengan lupus diskoid dapat mengembangkan penyakit organ internal.

Lupus Eritematosus Diskoid

Lupus Eritematosus Diskoid

Lupus Eritematosus Diskoid berhubungan erat dengan kondisi lain yang disebut Lupus Eritematosus Sistemik (LES). LES merupakan penyakit autoimun, yang berarti system pertahanan [imun] alami tubuh menjadikan sel dan jaringan tubuh sebagai target dan menghancurkannya. Lupus Eritematous mengacu pada kelainan yang berdampak luas. Pada LES kelainan dapat menyerang organ internal, sedangkan pada LED hanya menyerang kulit, tapi ada sebagian kecil LED yang menyerang organ dalam, yang membuat penderita menjadi sakit.

Gejala Lupus Eritematosus Diskoid

Bercak kemerahan yang khas bisa terus menerus ada atau hilang timbul selama bertahun-tahun. Bentuk bercak ini berubah-ubah setiap saat, pada awalnya berbentuk bulat dan merah, dengan diameter sekitar 0,5 cm. Biasanya muncul di pipi, hidung, kulit kepala dan telinga, tetapi dapat juga ditemukan di batang tubuh sebelah atas, lengan bagian belakang dan tulang kering. Sering ditemukan luka di mulut.

Jika kelainan ini tidak diobati, setiap bercak secara perlahan akan menyebar ke daerah di sekelilingnya. Bagian tengah mengalami degenerasi dan membentuk jaringan parut. Pada daerah yang bersisik, folikel rambut melebar, meninggalkan lubang yang berbentuk seperti paku karpet. Jaringan parut dapat menyebabkan kerontokan rambut yang meluas. Bercak kemerahan bisa disertai dengan nyeri pada sendi dan penurunan jumlah sel darah putih.

Penyebab

Penyebab yang pasti dari Lupus Eritematosus Diskoid belum diketahui. Para ahli mempercayai bahwa kombinasi genetik, lingkungan dan factor hormonal terlibat dalam pembentukan LED. Karena tidak ada gen spesifik untuk LED ditemukan, para peneliti talah menemukan beberapa gen yang berkontribusi pada pembentukan penyakit ini. Dan beberapa orang yang mempunyai gen ini meningkatkan resiko dalam pembentukan LED. Penyakit dapat pula diinduksi oleh obat, misalnya prokainamid, hidantoin, griseufulvin, fenil butazone, penisilin, streptomisin, tetrasiklin, dan sulfonamide dan disebut sebagai SLE like sindrom.

Paparan sinar matahari [radiasi ultraviolet] memerankan peran penting dalam beberapa kasus LED. Kebanyakan rush LED terjadi pada daerah yang terpapar langsung sinar matahari. Paparan sinar matahari dapat memicu pembentukan rush yang baru. Pada beberapa orang, penyakit ini menghilang selama musim dingin, dimana terdapat sedikit matahari. Stress psikologi dan infeksi virus atau bakteri pada kulit juga dapa memicu timbulnya LED. Lupus Eritematosus Diskoid tidak menular, penyakit ini tidak menular dengan kontak kulit atau berganti-ganti barang pribadi seperti handuk, sisir atau silet cukur.

Pengobatan Penyakit Lupus Eritematosus Diskoid

Bercak kemerahan kecil biasanya berhasil diobati dengan krim kortikosteroid. Bercak lebih besar yang lebih resisten, kadang memerlukan pengobatan selama beberapa bulan dengan kortikosteroid per-oral (ditelan) atau dengan obat imunosupresan seperti yang digunakan untuk mengobati penyakit lupus eritematosus sistemik.

Krim steroid yang kuat sebaiknya dioleskan pada bercak kulit sebanyak 1-2 kali/hari, sampai bercak menghilang. Jika bercak sudah mulai berkurang, bisa digunakan krim steroid yang lebih ringan. Salep cortison yang dioleskan pada lesi seringkali dapat memperbaiki keadaan dan memperlambat perkembangan penyakit lupus. Suntikan cortison ke dalam lesi juga bisa mengobati keadaan ini dan biasanya lebih efektif daripada salep.

Penyakit Lupus Eritematosus Diskoid tidak disebabkan oleh malaria. Tetapi obat anti malaria (cloroquine, hydroxycloroquine) memiliki daya anti peradangan yang ampuh bagi sebagian besar kasus penyakit lupus Eritematosus Diskoid.

Jika penderita mendapatkan anti malaria, maka sebaiknya penderita menjalani pemeriksaan darah dan mata secara rutin untuk mengobati penyakit Lupus Eritematosus Diskoid.

Lupus Eritematosus Diskoid

Posted in Gejala Lupus, Pengobatan Lupus, Penyebab Lupus, sakit lupus | Leave a comment

Ciri Lupus Pada Anak

Ciri Lupus Pada Anak

 

Kenali dan waspadai ciri lupus pada anak !! Lupus merupakan salah satu jenis penyakit inflamasi kronis yang muncul karena sistem kekebalan tubuh keliru dan justru melakukan penyerangan terhadap tubuh serta organ tubuh penderitanya. Inflamasi yang ditimbulkan oleh penyakit lupus dapat menyerang beberapa bagian tubuh, seperti kulit, sendi, darah, paru-paru, dan juga jantung. Penyakit lupus juga sering disebut dengan lupus eritematosus sistemik.

Ciri Lupus Pada Anak

Ciri Lupus Pada Anak

Penyakit lupus bisa menimpa siapa saja, terutama anak kecil. Penyakit seribu wajah yang mematikan ini hingga sekarang belum ditemukan obatnya. Meski begitu, penyakit lupus bisa dikendalikan, terutama jika dideteksi secara dini.

Pengobatan lupus harus segera dilakukan untuk mencegah munculnya gejala yang lebih berbahaya. Sampai saat ini, mengusahakan pasien untuk sembuh total dari penyakit lupus maupun penularan penyakit lupus masih merupakan hal yang sulit.

Seperti apa ciri lupus pada anak ?

Ciri lupus pada anak umumnya hampir sama dengan ciri lupus pada orang dewasa. Untuk mencegah bertambahnya lupus berikut adalah ciri lupus pada anak yang harus Anda waspadai, antara lain :

  • Nampak Butterfly Rash Pada Bagian Wajah

Butterfly rash adalah ciri lupus pada anak yang memiliki bentuk layaknya kupu-kupu. Penderita penyakit lupus biasanya memiliki ciri-ciri gejala pada wajah yaitu bintik-bintik berwarna merah yang hampir sama bentuknya dengan kupu-kupu.

  • Sendi Membengkak

Salah satu ciri lupus pada anak adalah mengalami sendi yang kaku, ketika hendak diperiksa sendi tersebut akan nampak berwarna merah selain itu juga terjadi pembengkakan.

  • Sariawan

Ciri lupus pada anak lainnya yang dialami oleh seorang yang menderita penyakit lupus adalah mengalami sariawan. Namun sariawan yang dialami oleh penderita biasanya tidak terasa sakit. Gejala sariawan ini biasanya terletak dilangit-langit lidah, dipinggir lidah atau bahkan bisa juga dialami dalam hidung.

  • Terjadi Peradangan Pada Jantung Dan Paru-Paru

Meskipun peradangan dialami oleh penderita penyakit lupus pada jantung dan juga paru-paru namun biasanya tidak mempengaruhi kinerja pada organ-organ tersebut.

  • Tidak Normalnya Air Seni

Ketika seseorang menderita sakit lupus biasanya kinerja ginjal tidak terlalu baik yang pada akhirnya ginjal tidak sempurna ketika menyaring protein yang dihasilkan tubuh sehingga beberapa unsur seperti protein dan juga sel darah hilang.

  • Gangguan Mental

Perasaan cemas dan juga depresi adalah salah satu ciri  anak menderita lupus. Meskipun gangguan mental ini bukan merupakan hal yang begitu parah.

  • Kurang Darah Atau Animea

Biasanya pada seseorang yang menderita penyakit lupus akan semakin memburuk apalagi pada wanita jika wanita itu sedang mengalami mentruasi maka akan semakin memperburuk keadaan penderita tersebut. Pada seseorang yang menderita lupus hemolytic animea merupakan istilah yang sering digunakan untuk menyebut gejala kurang darah tersebut.

  • Susunan Saraf

Gangguan otak saraf dan kejiwaan didapati pada 15% penderita lupus. Kelainan dapat berupa kejang, kelemahan otot, depresi, gelisah dan stroke.

  • Paru

Sesak nafas yang dirasakan pada penderita lupus dapat disebabkan oleh adanya cairan pada selaput paru dan juga akibat infeksi paru (pnemonia).

  • Mata

Kerusakan mata jarang didapati pada penderita lupus. Kerusakan retina dapat terjadi akibat pengobatan lupus dengan menggunakan obat anti malaria (Chloroquine). Jika menggunakan obat sejenis ini maka diperlukan kontrol yang teratur ke dokter mata.

Ciri lupus pada anak yang biasanya menjadi pegangan dokter adalah demam, ruam khusus pada wajah yang berbentuk kupu-kupu, dan rambut rontok. Kemudian dokter akan melakukan tes laboratorium untuk melihat adanya antibodi khusus yang merupakan ciri lupus pada anak, dan pemeriksaan-pemeriksaan lainnya.

Ciri Lupus Pada Anak

Posted in Uncategorized | Leave a comment