was successfully added to your cart.

Gejala Lupus Yang Harus Diwaspadai

By June 21, 2018 February 14th, 2019 Uncategorized
Gejala Lupus Yang Harus Diwaspadai

Gejala Lupus Yang Harus Diwaspadai

 

Gejala Lupus Yang Harus Diwaspadai – Lupus … TENTU nama penyakit ini sudah tidak asing lagi di telinga kita. Ya, lupus adalah sebuah penyakit yang menyangkut dengan kekebalan tubuh, di mana sistem imun justru menyerang tubuh penderitanya sendiri, bukannya melindungi.

Gejala Lupus Yang Harus Diwaspadai

Gejala Lupus Yang Harus Diwaspadai

Dapat dikatakan, penyakit lupus adalah penyakit yang cukup berbahaya, bahkan hampir setara dengan kanker. Sayangnya, penyakit autoimun ini suluit diketahui gejalanya secara pasti, sebab tanda-tandanya nyaris sama dengan penyakit lain. Meski demikian, tidak ada salahnya untuk mengetahui tanda-tanda kehadiran penyakit ini sebelum semuanya terlambat.

Di bawah ini merupakan beberapa gejala lupus yang harus diwaspadai. Simak uraiannya sebagai berikut :

  1. Nampak butterfly rash pada bagian wajah

Butterfly rash adalah gejala Lupus yang memiliki bentuk layaknya kupu-kupu. Penderita penyakit lupus biasanya memiliki ciri-ciri gejala pada wajah yaitu bintik-bintik berwarna merah yang hampir sama bentuknya dengan kupu-kupu.

  1. Sendi membengkak

Salah satu ciri gejala Lupus adalah mengalami sendi yang kaku, ketika hendak diperiksa sendi tersebut akan nampak berwarna merah selain itu juga terjadi pembengkakan.

  1. Sariawan

Gejala Lupus lainnya yang dialami oleh seorang yang menderita penyakit lupus adalah mengalami sariawan. Namun sariawan yang dialami oleh penderita biasanya tidak terasa sakit. Sariawan ini biasanya terletak dilangit-langit lidah, dipinggir lidah atau bahkan bisa juga dialami dalam hidung.

  1. Terjadi Peradangan Pada Jantung Dan Paru-Paru

Meskipun peradangan dialami oleh penderita penyakit lupus pada jantung dan juga paru-paru namun biasanya tidak mempengaruhi kinerja pada organ-organ tersebut.

  1. Tidak Normalnya Air Seni

Ketika seseorang menderita sakit lupus biasanya kinerja ginjal tidak terlalu baik yang pada akhirnya ginjal tidak sempurna ketika menyaring protein yang dihasilkan tubuh sehingga beberapa unsur seperti protein dan juga sel darah hilang.

  1. Gangguan Mental

Perasaan cemas dan juga depresi adalah salah satu gejala lupus yang dirasakan pada seseorang yang menderita sakit lupus. Meskipun gangguan mental ini bukan merupakan hal yang begitu parah.

  1. Kurang Darah Atau Animea

Biasanya pada seseorang yang menderita penyakit lupus akan semakin memburuk apalagi pada wanita jika wanita itu sedang mengalami mentruasi maka akan semakin memperburuk keadaan penderita tersebut. Pada seseorang yang menderita lupus hemolytic animea merupakan istilah yang sering digunakan untuk menyebut gejala kurng darah tersebut.

  1. Susunan Saraf

Gangguan otak, saraf dan kejiwaan didapati pada 15% penderita lupus. Kelainan dapat berupa kejang, kelemahan otot, depresi, gelisah dan stroke.

  1. Sakit dada

Penyakit autoimun ini dapat menyebabkan pembengkakan di seluruh tubuh, termasuk di kantong yang ada di seluruh bagian jantung dan paru-paru, membuatnya jadi nyeri dada. Jika paru-paru Anda yang terkena, maka mungkin Anda juga mengalami sesak napas

  1. Mata

Kerusakan mata jarang didapati pada penderita lupus. Kerusakan retina dapat terjadi akibat pengobatan lupus dengan menggunakan obat anti malaria (Chloroquine). Jika menggunakan obat sejenis ini maka diperlukan kontrol yang teratur ke dokter mata.

  1. Kulit DNA Rambut

Keterlibatan kulit terjadi 90% pada penderita lupus. Ini merupakan gejala lupus eritematosus. Secara klasik dapat ditemukan kemerahan pada wajah (malar rash) yang dicetuskan oleh paparan sinar matahari. Selain itu juga didapati lesi diskoid pada kulit. Rambut terutama pada dahi menjadi rontok. Lesi kulit dan rambut dapat dihilangkan dengan pengobatan yang baik.

  1. Ada benjolan di sekitar leher

Kelenjer getah bening adalah struktur berbentuk kacang kecil di seluruh tubuh yang membantu melawan infeksi dan menyaring zat berbahaya. Saat lupus datang, membuat kelenjar ini harus bekerja lebih ekstra. Akibatnya ia bisa jadi bengkak dan menyakitkan jika disentuh. Tempat yang paling umum untuk merasakannya ialah di leher, rahang, dan di belakang telinga, tetapi bisa juga membengkak di selangkangan, perut, ketiak, klavikula, dan tempat lainnya.

  1. Turun berat badan meski tidak menjalani diet

Penurunan berat badan yang tiba-tiba memang terdengar seperti mimpi. Namun, jika itu benar terjadi, mungkin merupakan salah satu sinyal pertama dari penyakit lupus. Karena lupus adalah kelainan autoimun, menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang penderitanya sendiri. Ia bisa menyerang kelenjar tiroid dan memengaruhi berat badan Anda. Dr Lee mengatakan bahwa penurunan berat badan adalah sasaran yang paling umum, tetapi lupus juga dapat menyebabkan penambahan berat badan bagi beberapa orang.

  1. Kelainan ginjal

Lupus bisa menyerang organ-organ penting dalam tubuh, termasuk ginjal. Penderita lupus yang mengalami gejala Lupus pada gangguan ginjal harus menghindari makanan dengan kadar protein yang tinggi, karena akan memperberat gangguan fungsi ginjal penderita lupus. Jika menggunakan steroid, yang dapat menyebabkan paningkatan berat badan, maka perlu pengurangan kalori.

Pada penderita lupus yang sedang menggunakan steroid juga disarankan banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium, yang berguna untuk menghindari terjadinya pengeroposan tulang (osteoporosis), baik akibat penggunaan steroid, maupun akibat penyakit lupusnya sendiri. Oleh karena penderita lupus tidak diperbolehkan terpapar sinar matahari, maka disarankan banyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin D.

Pencegahan Lupus

Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh penderita dalam menjaga pola hidup sehat adalah:

  • Mengonsumsi makanan sehat dan bernutrisi seimbang. Penderita lupus sangat dianjurkan untuk menjaga pola makan sehat dan seimbang. Makanan yang sangat dianjurkan untuk selalu dikonsumsi penderita lupus adalah buah-buahan, sayur, dan gandum. Terkadang pembatasan jenis makanan dan minuman tertentu diperlukan pada penderita lupus yang mengalami darah tinggi dan masalah pada ginjal.
  • Istirahat yang cukup. Penderita lupus sering mengalami kelelahan yang menetap. Oleh karena itu, dianjurkan untuk beristirahat dan tidur secara cukup.
  • Rutin berolahraga.Olahraga rutin dapat membantu penyembuhan saat lupus dalam fase aktif, menurunkan risiko serangan jantung, membantu mencegah depresi, serta menjaga kesehatan fisik secara umum.
  • Kontrol kepada dokter secara rutin. Untuk memantau perkembangan gejala lupus serta mencegah terjadinya komplikasi, penderita lupus dianjurkan untuk melakukan pengecekan medis secara rutin.
  • Berhenti m Menurut penelitian, tembakau diduga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit lupus. Karena itu disarankan untuk menghindari atau berhenti dari kebiasaan merokok untuk menekan risiko terjadinya penyakit ini.

Gejala Lupus Yang Harus Diwaspadai

Leave a Reply

*

1
×
Assalamu'alaikum.... ada yang bisa kami bantu ? :)