was successfully added to your cart.

Lupus dan Kehamilan

By March 6, 2018 Uncategorized

Lupus dan Kehamilan

 

Lupus dan Kehamilan – Sekarang ini seluruh dunia sedang waspada dengan salah satu jenis penyakit berbahaya yaitu penyakit lupus. Pasalnya penyakit ini dapat menjangkit setiap usia bahkan tidak mengenal jenis kelamin termasuk pula pada wanita yang sedang hamil atau tidak.

Lupus dan Kehamilan

Lupus dan Kehamilan

Dalam fase kehamilan tidak sedikit Ibu hamil yang merasa khawatir dengan gangguan dan keluhan yang ia rasakan karena perubahan tubuh selama kehamilan, apalagi bagi mereka yang mengalami kondisi kesehatan tertentu.

Nah, seperti yang saya sebutkan di atas jika Ibu hamil bisa terjangkit penyakit lupus, baik itu dalam fase kehamilannya ataupun sebelum kehamilan. Apakah penyakit lupus bagi Ibu hamil berbahaya?

Sebelum menjelaskan lebih dalam mengenai bahaya penyakit lupus maka sebaiknya kita mengenali dengan baik penyakit lupus itu sendiri, apa sih penyakit lupus itu? Penyakit lups merupakan penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, dimana sel-sel pertahanan yang ada di dalam tubuh yang seharusnya melindungi dari penyakit, virus, bakteri atau kuman justru menyerang tubuh pemiliknya. Penyakit lupus disebut sebagai salah satu penyakit paling mematikan karena penyakit ini justru menyerang jaringan tubuh ataupun organ-organ di dalam tubuh seperti sel darah, jantung, kulit, persendian bahkan hingga paru-paru.

Seperti apa gejala penyakit lupus saat menjangkit seseorang? Para pakar menyebut jika gejala penyakit lupus umumnya cukup sulit dideteksi, pasalnya gejalanya hampir sama dengan penyakit lain. Tidak hanya itu gejala penyakit lupus juga terbilang cukup beragam ada yang menunjukkan gejala yang berat tapi ada juga yang nyaris tidak terlihat gejalanya seperti rasa lelah, munculnya ruam pada kulit atau pembengkakan pada persendian kaki.

Penyakit lupus merupakan penyakit yang sangat dikhawatirkan oleh para pakar kesehatan, khususnya pada penyakit lupus yang berbentuk sistemik, karena penyakit ini menyerang organ-organ tubuh yang vital seperti hati, ginjal dan jantung. Parahnya menurut sejumlah pakar kesehatan penyakit lupus sendiri jauh lebih banyak diderita oleh para wanita dengan perbandingan 9 banding 1 dengan pria.

Lalu bagaimana bila Anda menderita Lupus di saat hamil?

Bila Anda menderita lupus saat hamil, beberapa risiko yang perlu Anda ketahui adalah:

  1. Risiko keguguran

Wanita dengan penyakit ini berisiko tinggi mengalami keguguran atau bayi meninggal saat masih di dalam rahim. Pada populasi wanita sehat, persentase keguguran adalah 10-20%, sedangkan pada wanita yang menderita lupus, presentasenya adalah 25%.

  1. Risiko bayi prematur

Sebanyak 25% wanita penderita lupus melahirkan bayi prematur. Hal ini disebabkan oleh pengobatan yang dilakukan untuk memerangi penyakit tersebut.

  1. Perkembangan janin yang tidak baik

Sebanyak 15% wanita hamil yang menderita lupus melahirkan bayi dengan kondisi intrauterine growth restriction (IUGR), yaitu bayi yang lebih kecil dari normal. Pertumbuhan janin terhambat karena sebagian wanita penderita lupus memiliki antibodi yang menyebabkan adanya gumpalan darah di plasenta, sehingga jalur makanan untuk janin terganggu.

  1. Preeklamsia

Sebanyak 13% wanita yang menderita lupus saat hamil mengalami preeklamsia, yaitu kondisi di mana tekanan darah menjadi tinggi dan terdapat protein di dalam urine. Sedangkan pada populasi wanita sehat, presentase terjadinya preeklamsia adalah 3- 8%.

  1. Menurun Pada bayi

Sebanyak 5% bayi yang ibunya menderita lupus saat hamil, juga mengidap lupus. Dalam hal ini lupus diturunkan secara genetik dari sang ibu.

Apakah anak saya juga akan terkena lupus di masa yang akan datang ?

HalĀ  lain yang dicemaskan setelah Anda melahirkan anak dengan normal yaitu apakah penyakit ini dapat menurun ke anak. Risiko penyakit lupus diturunkan ke anak mungkin saja ada. Peluang untuk timbulnya penyakit lupus ini memang semakin besar jika ada anggota keluarga yang pernah mengalami lupus atau penyakit autoimun lainnya. Penelitian menyatakan bahwa memiliki riwayat keluarga yang terkena lupus, meningkatkan risiko penyakit ini hingga 20 kali lipat pada generasi selanjutnya.

Namun kembali lagi, hal ini bukanlah jaminan. Masih banyak faktor yang menyebabkan seseorang terkena penyakit lupus. Oleh karena itu, Anda harus lebih peka dan memerhatikan kondisi kesehatan anak. Apabila anak Anda mengalami gejala atau gangguan kesehatan yang ringan sekali pun, sebaiknya langsung bawa ia ke dokter untuk ditangani lebih lanjut.

Penyakit lupus dan kehamilan memang berbahaya tapi dengan rutin melakukan pemeriksaan dan berkonsultasi dengan dokter Anda dapat menekan risiko berbahaya yang ditimbulkan oleh penyakit lupus, dengan begitu Anda bisa tetap menjalani kehamilan Anda dengan sehat dan lancar.

Lupus dan Kehamilan

Leave a Reply

*

1
×
Assalamu'alaikum.... ada yang bisa kami bantu ? :)